Skandal Besar! Data Manifest Muatan Tol Laut Dimanipulasi! Bukti-bukti Mengguncang!

- Jurnalis

Rabu, 18 Juni 2025 - 21:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tahuna, Sangihe – Tikampost.id

Modus Operandi yang sangat berani dan terorganisir terungkap dalam skandal manipulasi data manifest muatan di program Tol Laut. Perpres Nomor 71 Tahun 2015 dan Permendag Nomor 38 Tahun 2018 yang mengatur barang kebutuhan pokok (Bapokting) dalam program Tol Laut, telah dilanggar secara terang-terangan. Bukti-bukti yang ditemukan sangat mengejutkan!

Inspeksi gabungan pada 3 Maret 2025 (Voyage 2) yang dipimpin Kepala Dinas Perindag menemukan bukti kuat penyimpangan data manifest Kapal Lognus 2. Bukan hanya sedikit, melainkan sejumlah besar kontainer yang seharusnya berisi Bapokting, seperti beras dan tepung terigu, justru diisi dengan barang campuran, termasuk minuman ringan dan makanan ringan. Detailnya sangat mengejutkan:

Baca Juga :  Komdigi Ajukan Pemblokiran Aplikasi yang Diduga Terkait Praktik “Mata Elang”

– PT. Sumber Karya Digital, Toko Torsina, dan CV Torsina Abadi Nusantara: Manifest mencantumkan makanan ringan, minuman ringan, dan 14 TEUs beras. Namun, ditemukan air mineral, minuman beralkohol (ale-ale), barang campuran, dan hanya sebagian kecil beras.
– PT. Bintaro Jaya Logistik: Manifest menunjukkan 10 TEUs tepung terigu. Realitanya, kontainer berisi campuran makanan ringan, minuman ringan, air mineral, dan hanya sedikit tepung terigu.
– Toko Megaria: Kontainer dengan nomor PCIU 1135438, yang dalam manifest tertera berisi air mineral dan beras, berisi minuman Maizone, biskuit, squash ABC, minyak goreng, dan air mineral. JPT/shipper CV Alois Gemilang Surabaya diduga kuat terlibat. Kondisi ini ditemukan berulang pada beberapa kontainer lain milik Toko Megaria.

Baca Juga :  Pramono Tinjau Proyek Rumah Pompa Daan Mogot Cengkareng, Perkuat Pengendalian Banjir Jakarta Barat

Pengawasan lebih lanjut pada 11 April 2025 mengungkap fakta mengejutkan: praktik curang ini dilakukan secara sistematis! Syahbandar telah membuat berita acara dan menindak JPT yang terlibat. Namun, pertanyaan besar tetap menggantung: siapa dalang di balik skandal besar ini? Apakah hanya JPT yang terlibat, atau ada aktor besar lainnya yang bermain di balik layar? Tikampost.id akan terus menyelidiki dan mengungkap jaringan mafia di baliknya! Kami akan membongkar semua kebohongan dan memastikan keadilan ditegakkan!

(Mike Towira)

Berita Terkait

Mursalin, S.H. Resmi Jadi Penasehat PWGK-KRESEK, Alex Sibti Perkuat Soliditas Organisasi
Ketua PWGK-KRESEK Desak Camat Udin dan Plt PPTK Gunung Kaler Tegas Awasi Proyek APBD 2026
Pengurus Truk Keluhkan pengambilan STNK yang di Tilang Disebut Belum Disetor ke Polresta Bandung
Kelurahan Kapuk kembali Membantu Merelokasi Warga Terdampak Pembangunan Rupom Kali Apuran
Pejabat Publik Aktif Publikasi di Medsos Tak Dapat Mengganti Fungsi Sosial Kontrol
Muhamad Amud Minta Maaf kepada Wartawan, Tegaskan DPRD Terbuka bagi Insan Pers
William Soroti Pak Ogah yang Dikeluhkan Warga, Pemprov DKI Diminta Tegas dan Konsisten
Ketua Pokja Wartawan Gunung Kaler Kresek Ikuti UKW JMSI di Dewan Pers

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Mursalin, S.H. Resmi Jadi Penasehat PWGK-KRESEK, Alex Sibti Perkuat Soliditas Organisasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Ketua PWGK-KRESEK Desak Camat Udin dan Plt PPTK Gunung Kaler Tegas Awasi Proyek APBD 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Pengurus Truk Keluhkan pengambilan STNK yang di Tilang Disebut Belum Disetor ke Polresta Bandung

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Kelurahan Kapuk kembali Membantu Merelokasi Warga Terdampak Pembangunan Rupom Kali Apuran

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:04 WIB

Pejabat Publik Aktif Publikasi di Medsos Tak Dapat Mengganti Fungsi Sosial Kontrol

Berita Terbaru