Jakarta, 2 November 2025 — Majelis Anggota Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) Provinsi DKI Jakarta menggelar Pendidikan Kepanditaan/Dharmaduta di Hotel Ibis Jakarta, Jalan Hayam Wuruk No. 35. Kegiatan yang diikuti puluhan peserta dari berbagai wilayah di DKI Jakarta ini bertujuan mencetak pandita dan dharmaduta yang berkualitas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Diklat tersebut digelar untuk meningkatkan kompetensi, kualitas, serta pemahaman para pandita dan dharmaduta dalam membabarkan Dharma dan melayani umat Buddha, khususnya di wilayah DKI Jakarta. Lebih dari sekadar pelatihan spiritual, kegiatan ini juga menjadi wadah pembentukan agent of change — pembawa perubahan positif yang mampu menyampaikan nilai-nilai agama selaras dengan semangat pembangunan nasional, sekaligus memperkuat kerukunan antarumat beragama.

WALUBI DKI Jakarta menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten di bidang keagamaan dan komunikasi Dharma, antara lain Dr. Duta Arya Sutrisno, S.Ag., M.I.Kom. (Bhiksu Duta Arya Sthavira), Bhikkhu Kamsai Sumano Mahathera, dan Pandita Dharmaduta Tasimun. Mereka memberikan pembekalan mengenai pentingnya inovasi dalam penyiaran ajaran Buddha agar mampu menjawab dinamika sosial masyarakat modern tanpa meninggalkan esensi spiritualitas.
Ketua WALUBI DKI Jakarta, Esther Setiawati Santoso, S.H., M.Kn., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan pembinaan umat di tengah perkembangan zaman.

“Pendidikan kepanditaan dan dharmaduta ini sangat penting untuk menjaga kemurnian ajaran Buddha sekaligus mengembangkan metode penyampaian Dharma yang relevan dengan kondisi masyarakat modern,” ujar Esther.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Pembimas Buddha DKI Jakarta, Suliarna, S.Ag., M.Pd., didampingi oleh Mugiyanto (Penyelenggara Jakarta Utara), Jasman (Penyelenggara Jakarta Barat), dan Riyadi (Penyelenggara Jakarta Selatan).
Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan. Salah satu peserta, Sahca Aindra, mengaku mendapatkan banyak manfaat dari pelatihan ini.
“Diklat ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas kami dalam melayani umat dan menyebarkan Dharma dengan cara yang tepat,” ujarnya.

Melalui Diklat Kepanditaan dan Dharmaduta ini, WALUBI DKI Jakarta berharap dapat melahirkan pandita dan dharmaduta yang tidak hanya memahami teori ajaran Buddha, tetapi juga mampu menjadi pembawa pesan kedamaian, pembimbing spiritual yang relevan dengan perkembangan zaman, serta pelopor harmonisasi sosial menuju masyarakat yang damai, beradab, dan penuh kebijaksanaan.
Penulis : NUR ALIFAH
Editor : Redaksi TikamPost.id









