Viral Bunyi Sirine Pintu Air 10 Tangerang, BPBD Pastikan Sesuai SOP

- Jurnalis

Jumat, 23 Januari 2026 - 22:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sirine Pintu Air 10 Tangerang Berbunyi Keras (Foto. Istw)

Sirine Pintu Air 10 Tangerang Berbunyi Keras (Foto. Istw)

TANGERANG, Tikampost.id — Bunyi sirine yang terdengar di kawasan Pintu Air 10, Sungai Cisadane, Kota Tangerang, viral di media sosial. Dalam video yang beredar dilihat Tikampost Jumat (23/1/2026) memperlihatkan pintu air 10 melakukan aktivitas dengan suara sirine keras.

Beberapa warganet tampak khawatir, lantaran bunyi sirine kerap dikaitkan dengan potensi peningkatan debit air maupun kondisi darurat banjir.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar Kota Tangerang membenarkan bahwa bunyi sirine tersebut merupakan bagian dari Standar Operasional Prosedur (SOP) saat terjadi kenaikan debit air di Sungai Cisadane.

Baca Juga :  Solidaritas Wartawan Way Kanan Laporkan Hendri ke Polres atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

“Itu merupakan SOP yang menandakan adanya kenaikan debit air. Namun untuk saat ini, kondisi Pintu Air 10 masih berada pada status Siaga 3,” ujar Mahdiar, dikutip dari situs resmi Pemkot Tangerang, Jumat (23/1/2026).

Mahdiar menjelaskan, pihaknya telah melakukan pengecekan langsung di wilayah Koang Jaya dan memastikan bahwa aktivasi sirine dilakukan sesuai dengan tahapan SOP yang berlaku. Hingga saat ini, tiga pintu air telah dibuka guna mengendalikan aliran air.

Meski demikian, BPBD Kota Tangerang mewaspadai potensi kenaikan debit air dari wilayah hulu, khususnya kawasan Butuh Belah, yang diperkirakan dapat berdampak ke wilayah hilir pada malam hari. Karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada namun tidak panik.

Baca Juga :  *POLISI: KORBAN PENGANIAYAAN ADA DUA PEGAWAI DAMRI*

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah serta petugas di lapangan. Bunyi sirine ini merupakan peringatan kesiapsiagaan, bukan tanda kondisi darurat ekstrem,” kata Mahdiar.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kota Tangerang terus mengerahkan petugas dan relawan untuk melakukan pemantauan intensif serta menyiapkan langkah evakuasi di wilayah rawan, seiring potensi hujan yang masih dapat terjadi.

Penulis : RIDWAN SULAIMAN

Editor : Tikampost

Berita Terkait

KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Bersandar di Merak, Seluruh Penumpang Berhasil Dievakuasi
Puluhan Paket Ganja Disita, Kapolres Dharmasraya Pimpin Langsung Penangkapan Terduga Pengedar.
Polsek Ngaras Gencarkan Patroli Preventif, Sampaikan Imbauan Kamtibmas kepada Masyarakat
Subuh Keliling, Polsek Ngaras Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
PT Intan Fajar Persada Diresmikan di Bukit Gemuruh, Mulai Beroperasi 20 Oktober
Riswanto Basuki, M.Mar.E., M.M., Sampaikan Ucapan Selamat atas Pelantikan Faber Panjaitan sebagai Kepala KSOP Pulang Pisau
Lahan Bekas Karhutla Seluas 5,9 Hektare di Timpeh Ditanami Sawit, Polres Dharmasraya Pasang Garis Polisi
Kapolres Dharmasraya Pimpin Pengamanan Ibadah Minggu Kasih di Gereja HKBP Sungai Rumbai

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:10 WIB

KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Bersandar di Merak, Seluruh Penumpang Berhasil Dievakuasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Puluhan Paket Ganja Disita, Kapolres Dharmasraya Pimpin Langsung Penangkapan Terduga Pengedar.

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Polsek Ngaras Gencarkan Patroli Preventif, Sampaikan Imbauan Kamtibmas kepada Masyarakat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Subuh Keliling, Polsek Ngaras Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:52 WIB

PT Intan Fajar Persada Diresmikan di Bukit Gemuruh, Mulai Beroperasi 20 Oktober

Berita Terbaru