Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Polda Banten Lanjutkan Pencarian

- Jurnalis

Rabu, 9 September 2026 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki. (Foto Polda Banten)

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki. (Foto Polda Banten)

BANTEN, Tikampost.id – Tim gabungan terus mencari speedboat yang membawa sedikitnya tujuh orang, termasuk lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat melakukan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau.

Pencarian melibatkan Basarnas, Ditpolairud Polda Banten, Korpolairud Baharkam Polri, TNI, serta tim penanggulangan bencana

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengatakan pencarian sempat dilakukan, namun dihentikan sementara karena cuaca buruk, gelombang tinggi, angin kencang, dan jarak pandang terbatas.

“Tim terpadu dari Basarnas, Polair, Polda, semua bahu-membahu mencari keberadaan mereka,” kata Hengki.

Hengki menegaskan pencarian akan terus dilakukan dengan tetap memperhatikan keselamatan personel.

Baca Juga :  KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Bersandar di Merak, Seluruh Penumpang Berhasil Dievakuasi

“Terpadu dengan tim Basarnas, Polair, Polda, semua bahu-membahu untuk mencari keberadaan mereka,” katanya.

Ia juga meminta setiap informasi terkait keberadaan rombongan segera dikoordinasikan agar proses pencarian dapat dilakukan berdasarkan data yang akurat.

Pencarian di Lanjutkan

Tim gabungan kembali melakukan pencarian pada Rabu pagi dengan memperluas wilayah penyisiran dari perairan Carita menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.

Speedboat diketahui bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Komunikasi terakhir diterima pukul 15.04 WIB setelah sebelumnya lokasi dikirim pada pukul 14.42 WIB.

Basarnas mencatat sedikitnya tujuh orang masih dalam pencarian. Mereka di antaranya pewarta foto LKBN ANTARA M Bagus Khoirunnas, Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu), Donal (pewarta lepas), serta dua orang lainnya yang masih didata.

Baca Juga :  Kebakaran Melanda Toko Furnitur di Martapura OKU Timur, Saksi Sebut Asap Hitam Pekat Muncul Tiba-Tiba

Hingga Selasa (8/9/2026) pukul 18.15 WIB, pencarian yang menjangkau sekitar Pulau Krakatau dan Pulau Panjang belum membuahkan hasil.

Basarnas kembali mengerahkan KN SAR Tatuka dan RIB Banten dengan dukungan peralatan SAR air, medis, dan komunikasi.

“Untuk rencana hari ini  kita memperluas area pencarian karena kemarin kita mempelajari rute dari Carita sampai dengan Anak Gunung Krakatau,”  kata Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad.

 

(Rwn)

Berita Terkait

KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Bersandar di Merak, Seluruh Penumpang Berhasil Dievakuasi
Korban Tenggelam di Pantai Sayar Ditemukan Meninggal Dunia, Polres Pesisir Barat Bersama Tim Gabungan Lakukan Evakuasi
Kebakaran Rumah di Jubung Jember, Diduga Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Capai Rp20 Juta JEMBER, TikamPost.id – Kebakaran melanda sebuah ruma
KLM Berkat Usaha Bocor di Muara Sungai Mentaya, 38 TKBM Dievakuasi
Kebakaran Lapak Mebel di Cicayur 1 Bikin Warga Geger, Kerugian Ditaksir Rp20 Juta
26 Gudang di Kawasan Pergudangan Kosambi Permai Terbakar
Gudang Mebel di Cihuni Pagedangan Terbakar, Akses Mobil Damkar Sempat Terkendala Hajatan Warga
Warga The Zora BSD Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan Terkait Aktivitas Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:10 WIB

KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Bersandar di Merak, Seluruh Penumpang Berhasil Dievakuasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Korban Tenggelam di Pantai Sayar Ditemukan Meninggal Dunia, Polres Pesisir Barat Bersama Tim Gabungan Lakukan Evakuasi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:39 WIB

Kebakaran Rumah di Jubung Jember, Diduga Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Capai Rp20 Juta JEMBER, TikamPost.id – Kebakaran melanda sebuah ruma

Minggu, 27 September 2026 - 18:28 WIB

KLM Berkat Usaha Bocor di Muara Sungai Mentaya, 38 TKBM Dievakuasi

Kamis, 17 September 2026 - 03:33 WIB

Kebakaran Lapak Mebel di Cicayur 1 Bikin Warga Geger, Kerugian Ditaksir Rp20 Juta

Berita Terbaru