Guru Sekolah Alam Bintaro Lakukan Studi Banding ke Sekolah Khusus Spectrum, Pelajari Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upaya meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus terus dilakukan. Senin (13/7/2026), jajaran guru dan manajemen Sekolah Alam Bintaro melakukan studi banding ke Sekolah Khusus Spectrum guna mempelajari sistem pembelajaran serta layanan terapi terpadu bagi anak berkebutuhan khusus (ABK).

Upaya meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus terus dilakukan. Senin (13/7/2026), jajaran guru dan manajemen Sekolah Alam Bintaro melakukan studi banding ke Sekolah Khusus Spectrum guna mempelajari sistem pembelajaran serta layanan terapi terpadu bagi anak berkebutuhan khusus (ABK).

Tangerang Selatan – Guru dan manajemen Sekolah Alam Bintaro melakukan kunjungan studi banding ke Sekolah Khusus Spectrum pada Senin (13/7/2026). Kunjungan tersebut bertujuan mempelajari sistem pendidikan serta layanan terapi bagi anak berkebutuhan khusus (ABK).

Rombongan Sekolah Alam Bintaro dipimpin oleh Manajer Sekolah Alam Bintaro, Ibu Dian, bersama jajaran guru. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Kepala Sekolah Khusus Spectrum, Dr. Tuharo, M.Pd., beserta tenaga pendidik.

Dalam kesempatan tersebut, rombongan mendapatkan pemaparan mengenai konsep pembelajaran inklusif yang diterapkan Sekolah Khusus Spectrum. Selain menyediakan layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus, sekolah ini juga dilengkapi dengan klinik dan pusat terapi yang melayani peserta didik maupun anak dari luar sekolah.

Kepala Sekolah Khusus Spectrum, Dr. Tuharo, M.Pd., mengatakan kunjungan ini menjadi ajang berbagi pengalaman dan memperkuat kerja sama dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.

Baca Juga :  Diduga Langgar UU Lingkungan, Limbah B3 Puskesmas Rawas Dibuang dan Dibakar Sembarangan

“Studi banding ini diharapkan dapat menjadi sarana berbagi pengetahuan dan pengalaman, sehingga semakin banyak sekolah yang mampu memberikan pelayanan terbaik bagi anak-anak berkebutuhan khusus,” ujarnya.

Selama kunjungan, Ibu Dian bersama para guru juga meninjau langsung fasilitas klinik dan ruang terapi. Mereka berdialog dengan tenaga profesional mengenai metode penanganan dan pendampingan anak berkebutuhan khusus yang diterapkan di Sekolah Khusus Spectrum.

Adapun layanan terapi yang tersedia di Sekolah Khusus Spectrum meliputi terapi perilaku, okupasi terapi, terapi wicara, hidroterapi, sensori integrasi, terapi musik dan seni, problem solving therapy, serta remedial teaching.

Baca Juga :  Dua Anak Yatim Piatu di Kapuk Dapat Pendampingan dari Walkot Jakbar

Ibu Dian mengapresiasi komitmen Sekolah Khusus Spectrum dalam memberikan layanan pendidikan yang terintegrasi dengan pendampingan terapi bagi anak berkebutuhan khusus.

Menurutnya, keberadaan klinik dan pusat terapi di lingkungan sekolah menjadi nilai tambah yang memungkinkan terjalinnya kolaborasi dengan berbagai lembaga pendidikan dalam mendukung kebutuhan belajar dan perkembangan anak.

Sementara itu, Dr. Tuharo, M.Pd., berharap kolaborasi antar lembaga pendidikan dapat terus ditingkatkan demi memberikan kesempatan yang lebih luas kepada anak-anak berkebutuhan khusus untuk berkembang sesuai potensi yang dimiliki.

“Kami berharap setiap anak berkebutuhan khusus mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan meraih cita-citanya. Kepercayaan yang diberikan orang tua kepada kami merupakan amanah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya,” tutupnya.

Penulis : Anang Febriyansyah

Editor : Tikampost

Berita Terkait

Mursalin, S.H. Resmi Jadi Penasehat PWGK-KRESEK, Alex Sibti Perkuat Soliditas Organisasi
Ketua PWGK-KRESEK Desak Camat Udin dan Plt PPTK Gunung Kaler Tegas Awasi Proyek APBD 2026
Pengurus Truk Keluhkan pengambilan STNK yang di Tilang Disebut Belum Disetor ke Polresta Bandung
Kelurahan Kapuk kembali Membantu Merelokasi Warga Terdampak Pembangunan Rupom Kali Apuran
Pejabat Publik Aktif Publikasi di Medsos Tak Dapat Mengganti Fungsi Sosial Kontrol
Muhamad Amud Minta Maaf kepada Wartawan, Tegaskan DPRD Terbuka bagi Insan Pers
William Soroti Pak Ogah yang Dikeluhkan Warga, Pemprov DKI Diminta Tegas dan Konsisten
Ketua Pokja Wartawan Gunung Kaler Kresek Ikuti UKW JMSI di Dewan Pers

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Mursalin, S.H. Resmi Jadi Penasehat PWGK-KRESEK, Alex Sibti Perkuat Soliditas Organisasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Ketua PWGK-KRESEK Desak Camat Udin dan Plt PPTK Gunung Kaler Tegas Awasi Proyek APBD 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Pengurus Truk Keluhkan pengambilan STNK yang di Tilang Disebut Belum Disetor ke Polresta Bandung

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Kelurahan Kapuk kembali Membantu Merelokasi Warga Terdampak Pembangunan Rupom Kali Apuran

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:04 WIB

Pejabat Publik Aktif Publikasi di Medsos Tak Dapat Mengganti Fungsi Sosial Kontrol

Berita Terbaru