Karyawan PT DSL Meninggal Saat Cek Mesin, Polres Dharmasraya Selidiki Dugaan Kecelakaan Kerja

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polres Dharmasraya bersama tim melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di area pabrik kelapa sawit PT Dharmasraya Sawit Lestari (DSL), Jorong Palo Koto, Nagari Koto Baru, Kecamatan Koto Baru, Jumat (24/7/2026). Olah TKP dilakukan untuk mengungkap penyebab meninggalnya seorang karyawan yang diduga mengalami kecelakaan kerja saat melakukan pengecekan mesin konveyor. (Foto: Humas Polres Dharmasraya/Tikampost.id)

Petugas Polres Dharmasraya bersama tim melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di area pabrik kelapa sawit PT Dharmasraya Sawit Lestari (DSL), Jorong Palo Koto, Nagari Koto Baru, Kecamatan Koto Baru, Jumat (24/7/2026). Olah TKP dilakukan untuk mengungkap penyebab meninggalnya seorang karyawan yang diduga mengalami kecelakaan kerja saat melakukan pengecekan mesin konveyor. (Foto: Humas Polres Dharmasraya/Tikampost.id)

Dharmasraya – tikampost.id

Seorang karyawan PT Dharmasraya Sawit Lestari (DSL) dilaporkan meninggal dunia setelah diduga mengalami kecelakaan kerja di area pabrik kelapa sawit perusahaan yang berlokasi di Jorong Palo Koto, Nagari Koto Baru, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.

Korban diketahui berinisial YP (49) yang bekerja sebagai Mandor Maintenance di PT DSL.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lokasi kejadian, korban diduga mengalami kecelakaan saat melakukan pengecekan pada mesin konveyor yang sedang beroperasi. Rekan kerja yang mendengar teriakan korban segera menghentikan operasional mesin melalui panel kontrol, kemudian bersama karyawan lainnya melakukan proses evakuasi.

Baca Juga :  Rencana TPS di Bereng Dikritik, Dinilai Berpotensi Picu Kecelakaan

Korban selanjutnya dilarikan ke Puskesmas Sungai Rumbai untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan tenaga kesehatan, korban dinyatakan meninggal dunia.

Menerima laporan tersebut, personel Polres Dharmasraya langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas memasang garis polisi, mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, serta melakukan penyelidikan guna mengetahui secara pasti penyebab dan kronologi peristiwa tersebut.

Kapolres Dharmasraya, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo, mengatakan bahwa hingga saat ini proses penyelidikan masih berlangsung. Kepolisian terus berkoordinasi dengan pihak perusahaan dan instansi terkait untuk mengungkap seluruh fakta yang berkaitan dengan insiden tersebut.

“Hingga saat ini proses penyelidikan masih berlangsung. Kami terus berkoordinasi dengan pihak perusahaan dan instansi terkait untuk mendalami seluruh fakta yang ada sehingga penyebab pasti kejadian dapat diketahui berdasarkan hasil penyelidikan,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi. Selain itu, pihak kepolisian mengimbau seluruh perusahaan agar terus meningkatkan penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) guna meminimalkan risiko terjadinya kecelakaan kerja.

Baca Juga :  Bawaslu Dharmasraya Gelar Rapat Penguatan Kelembagaan Evaluasi Pengawasan PDPB

Hingga berita ini diterbitkan, penyidik masih mengumpulkan alat bukti dan meminta keterangan dari sejumlah saksi. Penyebab pasti insiden tersebut masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari Polres Dharmasraya.

Penulis : HASANUDDIN

Editor : Tikampost.id

Berita Terkait

Mursalin, S.H. Resmi Jadi Penasehat PWGK-KRESEK, Alex Sibti Perkuat Soliditas Organisasi
Ketua PWGK-KRESEK Desak Camat Udin dan Plt PPTK Gunung Kaler Tegas Awasi Proyek APBD 2026
Pengurus Truk Keluhkan pengambilan STNK yang di Tilang Disebut Belum Disetor ke Polresta Bandung
Kelurahan Kapuk kembali Membantu Merelokasi Warga Terdampak Pembangunan Rupom Kali Apuran
Pejabat Publik Aktif Publikasi di Medsos Tak Dapat Mengganti Fungsi Sosial Kontrol
Muhamad Amud Minta Maaf kepada Wartawan, Tegaskan DPRD Terbuka bagi Insan Pers
William Soroti Pak Ogah yang Dikeluhkan Warga, Pemprov DKI Diminta Tegas dan Konsisten
Ketua Pokja Wartawan Gunung Kaler Kresek Ikuti UKW JMSI di Dewan Pers

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Mursalin, S.H. Resmi Jadi Penasehat PWGK-KRESEK, Alex Sibti Perkuat Soliditas Organisasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Ketua PWGK-KRESEK Desak Camat Udin dan Plt PPTK Gunung Kaler Tegas Awasi Proyek APBD 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Pengurus Truk Keluhkan pengambilan STNK yang di Tilang Disebut Belum Disetor ke Polresta Bandung

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Kelurahan Kapuk kembali Membantu Merelokasi Warga Terdampak Pembangunan Rupom Kali Apuran

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:04 WIB

Pejabat Publik Aktif Publikasi di Medsos Tak Dapat Mengganti Fungsi Sosial Kontrol

Berita Terbaru