Dharmasraya, tikampost.id —
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Sutan Varel Oriano, SH, menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2023 tentang Tata Kelola Komoditas Unggulan Perkebunan di Kantor Sekretariat DPC PDI Perjuangan Dharmasraya, Jalan Lintas Sumatera, Nagari Koto Padang, Kabupaten Dharmasraya, Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan tersebut dirangkai dengan acara buka puasa bersama yang dihadiri ratusan tokoh masyarakat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Dharmasraya.
Dalam pemaparannya, Sutan Varel Oriano menjelaskan bahwa Perda Nomor 3 Tahun 2023 mengatur tata kelola sejumlah komoditas perkebunan unggulan yang menjadi penopang ekonomi masyarakat di Sumatera Barat.
“Bidang lingkup Perda ini meliputi komoditas perkebunan sawit, gambir, kakao, serta karet,” ujar Sutan Varel di hadapan peserta sosialisasi.

Menurutnya, regulasi tersebut bertujuan memperkuat pengelolaan komoditas perkebunan agar lebih terarah, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis sektor perkebunan.
Kegiatan diawali dengan buka puasa bersama yang berlangsung penuh keakraban. Acara kemudian dibuka oleh protokol Heri Susilo, dilanjutkan dengan sambutan dari tokoh masyarakat Sutan Alif.
Suasana kebersamaan semakin terasa dengan kehadiran ratusan tokoh masyarakat yang memadati lokasi kegiatan. Buka puasa bersama yang digelar DPC PDI Perjuangan Dharmasraya tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antara partai dan masyarakat dalam suasana Ramadhan 1447 Hijriah.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua DPC PDI Perjuangan Dharmasraya yang juga Ketua DPRD Dharmasraya Jemi Hendra, Wakil Bupati Dharmasraya Leli Arni, serta sejumlah tokoh dan kader partai seperti H. Wigiono, Ade Perdana Putra, Adidas, Abyam, Sutan Riki, Suma Risman, Pariyanto, Rogi Ilyas, dan Sutan Alif.
Dalam sambutannya, Jemi Hendra menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga momentum memperkuat silaturahmi antara partai, kader, dan masyarakat.
“Bulan Ramadhan merupakan momen untuk mempererat persaudaraan. PDI Perjuangan Dharmasraya ingin memastikan kebersamaan ini terus terjaga. Partai ini lahir dari perjuangan rakyat, sehingga kekuatan utama kami adalah solidaritas kader dan kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa PDI Perjuangan Dharmasraya akan terus hadir bersama rakyat dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat serta mendorong pembangunan daerah.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Keagamaan dan Kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga DPC PDI Perjuangan Dharmasraya, M. Dani, menyebutkan antusiasme masyarakat dalam menghadiri kegiatan tersebut sangat tinggi.
“Undangan yang kami sebar sekitar 200 orang, namun yang hadir diperkirakan lebih dari 500 orang. Ini menunjukkan semangat dan kecintaan masyarakat terhadap PDI Perjuangan di Dharmasraya sangat luar biasa,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, tausiyah Ramadhan disampaikan oleh ulama kharismatik Buya Al Amin. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga semangat perjuangan serta kekompakan dalam kehidupan berbangsa maupun dalam organisasi politik.
“PDI Perjuangan sudah berdiri lebih dari 30 tahun dan tetap kuat karena kekompakan kadernya. Sesuai dengan namanya ‘Perjuangan’, setiap kader harus memiliki semangat berjuang, menjaga persatuan, dan tetap istiqamah menghadapi dinamika politik,” tuturnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan berlangsung dalam suasana hangat penuh kekeluargaan.
Penulis : HASANUDDIN
Editor : Tikampost









