Operasi Pasar Pemkab Pulang Pisau: Upaya Redam Inflasi, Jaga Daya Beli Warga

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pulang Pisau – Tikampost.id, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau menggelar operasi pasar di Pasar Handep Hapakat, Sabtu (2/5/2026), sebagai langkah intervensi langsung menahan kenaikan harga bahan pokok yang berpotensi menekan daya beli masyarakat.

Kegiatan yang diinisiasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) ini menggandeng Perum BULOG Kantor Cabang Kapuas serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM. Sejumlah komoditas strategis seperti gula, minyak goreng, dan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual dengan harga di bawah pasar.

Intervensi ini dinilai penting di tengah fluktuasi harga pangan yang kerap terjadi, terutama menjelang momen tertentu yang biasanya diikuti lonjakan permintaan. Dengan harga yang lebih terjangkau, operasi pasar diharapkan mampu menahan laju inflasi daerah sekaligus menjaga konsumsi rumah tangga tetap stabil.

Baca Juga :  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Dharmasraya provinsi Sumatera Barat (Sumbar) melakukan patroli

Bupati Pulang Pisau, Ahmad Rifa’i, menyebut operasi pasar menjadi instrumen pemerintah daerah untuk melindungi daya beli masyarakat, khususnya kelompok berpendapatan rendah yang paling rentan terdampak kenaikan harga.

“Pemerintah hadir untuk memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau dan tidak membebani masyarakat,” ujarnya.

Wakil Bupati Ahmad Jayadikarta menekankan pentingnya stabilitas distribusi sebagai faktor penentu harga. Menurutnya, kolaborasi dengan BULOG berperan dalam menjaga ketersediaan stok sehingga gejolak harga dapat ditekan.

Baca Juga :  CURAS DI PAKUAN RATU: POLISI BEKUK PELAKU CURAS HP DI KAMPUNG NEGARA TAMA

Di sisi lain, Sekretaris Daerah Tony Harisinta menyatakan bahwa operasi pasar tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi secara berkelanjutan di daerah.

Sejumlah warga yang memanfaatkan operasi pasar mengaku terbantu dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga di pasaran. Kondisi ini dinilai memberikan ruang bagi masyarakat untuk tetap memenuhi kebutuhan pokok tanpa harus mengurangi konsumsi.

Operasi pasar yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut terbuka untuk umum. Pemerintah daerah berharap langkah ini mampu menjaga stabilitas ekonomi lokal serta memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Penulis : Romi

Editor : Tikampost

Berita Terkait

Grebek Dua Lokasi Diduga Kampung Narkoba, Polres Pesisir Barat Amankan Dua Pria dan Sita 67,64 Gram Ganja
KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Bersandar di Merak, Seluruh Penumpang Berhasil Dievakuasi
Puluhan Paket Ganja Disita, Kapolres Dharmasraya Pimpin Langsung Penangkapan Terduga Pengedar.
Polsek Ngaras Gencarkan Patroli Preventif, Sampaikan Imbauan Kamtibmas kepada Masyarakat
Subuh Keliling, Polsek Ngaras Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
PT Intan Fajar Persada Diresmikan di Bukit Gemuruh, Mulai Beroperasi 20 Oktober
Riswanto Basuki, M.Mar.E., M.M., Sampaikan Ucapan Selamat atas Pelantikan Faber Panjaitan sebagai Kepala KSOP Pulang Pisau
Lahan Bekas Karhutla Seluas 5,9 Hektare di Timpeh Ditanami Sawit, Polres Dharmasraya Pasang Garis Polisi

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Grebek Dua Lokasi Diduga Kampung Narkoba, Polres Pesisir Barat Amankan Dua Pria dan Sita 67,64 Gram Ganja

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:10 WIB

KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Bersandar di Merak, Seluruh Penumpang Berhasil Dievakuasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Puluhan Paket Ganja Disita, Kapolres Dharmasraya Pimpin Langsung Penangkapan Terduga Pengedar.

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Polsek Ngaras Gencarkan Patroli Preventif, Sampaikan Imbauan Kamtibmas kepada Masyarakat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Subuh Keliling, Polsek Ngaras Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru