Menhub: Sertifikasi Nelayan Dorong Keselamatan Pelayaran

- Jurnalis

Jumat, 26 September 2025 - 10:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANJARMASIN – Menteri Perhubungan (Menhub) RI Dudy Purwaghandy menyebut inovasi sertifikasi nelayan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan keselamatan saat melaut.

 

“Sertifikasi nelayan adalah terobosan teknologi yang membantu para nelayan berlayar dengan lebih aman,” ujar Dudy dalam Kampanye Keselamatan Pelayaran 2025 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (24/9/2025).

 

Dilansir Antara, program sertifikasi menekankan kewajiban nelayan melengkapi kapal dengan peralatan keselamatan, serta pemanfaatan sistem teknologi yang menghubungkan nelayan dengan pihak berwenang ketika terjadi keadaan darurat.

 

Kemenhub juga terus mengembangkan pemanfaatan Information and Communication Technology (ICT) untuk memperkuat layanan e-government, sejalan dengan visi “Transportasi Maju Menuju Indonesia Emas 2045”.

Baca Juga :  Pererat Silaturahmi, Kapolres Dharmasraya Gelar Jumat Keliling di Masjid Al Hidayah

 

“Tujuannya agar setiap nelayan yang melaut dapat kembali ke rumah dengan selamat dan berkumpul bersama keluarga,” kata Dudy.

 

Dalam kesempatan itu, Kemenhub meluncurkan E-Pas Kecil, dokumen status hukum kapal nelayan berbasis digital yang memuat data kapal menggantikan Pas Kecil kertas. Dudy menyerahkan 300 Kartu E-Pas Kecil, 500 Buku Pelaut Merah, dan 165 sertifikat Surat Keterangan Kemampuan (SKK) berlayar untuk jarak 30 dan 60 mil.

Baca Juga :  Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kotobaru ikut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan karnaval kemerdekaan

 

Ia menegaskan, penguatan keselamatan pelayaran bukan hanya soal infrastruktur teknis, tetapi juga peningkatan kualitas SDM, regulasi, dan pemanfaatan teknologi untuk memastikan ketepatan operasional di laut.

 

Menurut Dudy, nelayan setiap hari menghadapi risiko besar mulai dari cuaca buruk, potensi kecelakaan kapal, hingga keterbatasan sarana dan prasarana.

 

“Nelayan merupakan tulang punggung ketahanan pangan nasional dan perekonomian maritim. Tantangan keselamatan pelayaran tidak bisa diabaikan,” tegasnya.

 

(Tim)

Berita Terkait

KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Bersandar di Merak, Seluruh Penumpang Berhasil Dievakuasi
Puluhan Paket Ganja Disita, Kapolres Dharmasraya Pimpin Langsung Penangkapan Terduga Pengedar.
Polsek Ngaras Gencarkan Patroli Preventif, Sampaikan Imbauan Kamtibmas kepada Masyarakat
Subuh Keliling, Polsek Ngaras Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
PT Intan Fajar Persada Diresmikan di Bukit Gemuruh, Mulai Beroperasi 20 Oktober
Riswanto Basuki, M.Mar.E., M.M., Sampaikan Ucapan Selamat atas Pelantikan Faber Panjaitan sebagai Kepala KSOP Pulang Pisau
Lahan Bekas Karhutla Seluas 5,9 Hektare di Timpeh Ditanami Sawit, Polres Dharmasraya Pasang Garis Polisi
Kapolres Dharmasraya Pimpin Pengamanan Ibadah Minggu Kasih di Gereja HKBP Sungai Rumbai

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:10 WIB

KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Bersandar di Merak, Seluruh Penumpang Berhasil Dievakuasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Puluhan Paket Ganja Disita, Kapolres Dharmasraya Pimpin Langsung Penangkapan Terduga Pengedar.

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Polsek Ngaras Gencarkan Patroli Preventif, Sampaikan Imbauan Kamtibmas kepada Masyarakat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Subuh Keliling, Polsek Ngaras Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:52 WIB

PT Intan Fajar Persada Diresmikan di Bukit Gemuruh, Mulai Beroperasi 20 Oktober

Berita Terbaru