Pejabat Publik Aktif Publikasi di Medsos Tak Dapat Mengganti Fungsi Sosial Kontrol

- Jurnalis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pejabat Aktif Publikasi di akun medsos pemerintahan tak alergi dapat menggantikan fungsi sosial kontrol (Foto: Ilustrasi)

Pejabat Aktif Publikasi di akun medsos pemerintahan tak alergi dapat menggantikan fungsi sosial kontrol (Foto: Ilustrasi)

JAKARTA, Tikampost.id – Pejabat Publik mulai dari tingkat kelurahan semakin aktif dimedia sosial (medsos) untuk mempublikasikan kegiatan, program kepada masyarakat melalui akun resmi pemerintahan. Langkah tersebut patut diapresiasi sebagai upaya memperluas akses informasi publik.

Namun, publikasi melalui akun medsos atau halaman resmi pemerintahan tidak dapat menggantikan fungsi kontrol sosial yang dijalankan pers. Konten di medsos umumnya berfokus pada agenda, program, dan kegiatan instansi.

Baca Juga :  Jalan Daan Mogot Penuh Lubang, Pengendara Motor Berjatuhan

Sementara itu, pers berkepentingan mengangkat persoalan, mengevaluasi pelayanan, meminta klarifikasi, serta menyampaikan berbagai sudut pandang yang relevan.

Di sinilah pentingnya keberadaan wartawan sebagai jembatan informasi sekaligus pengawas jalannya pemerintahan yang transparan.

Kritik dan pertanyaan bukan untuk menjatuhkan pejabat, melainkan memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan secara terbuka, bertanggung jawab, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Baca Juga :  Matel Berulah Kembali di Jalan, Warga Cengkareng Desak Polisi Bertindak

Ketika pejabat publik memilih memblokir kontak wartawan hanya karena tidak menyukai pertanyaan kritis yang diajukan atau menyampaikan informasi persoalan ditengah masyarakat, sikap tersebut patut disayangkan.

Pejabat publik yang demikian justru menimbulkan kesan bahwa ruang komunikasi dengan pers hanya terbuka selama pertanyaan yang disampaikan tidak menyentuh persoalan yang dianggap sensitif.

(Rwn)

Berita Terkait

Kelurahan Kapuk kembali Membantu Merelokasi Warga Terdampak Pembangunan Rupom Kali Apuran
Muhamad Amud Minta Maaf kepada Wartawan, Tegaskan DPRD Terbuka bagi Insan Pers
William Soroti Pak Ogah yang Dikeluhkan Warga, Pemprov DKI Diminta Tegas dan Konsisten
Ketua Pokja Wartawan Gunung Kaler Kresek Ikuti UKW JMSI di Dewan Pers
Satpol PP Kelurahan Kapuk Ucapkan Selamat HUT ke-81 TNI
KSOP Pulang Pisau dan Kejari Perkuat Sinergitas Antarinstansi
Wali Kota Arifin Sambut Pelaksanaan UKW di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat
Kepala SMA Negeri 1 Banjit Ucapkan Selamat Hari Batik Nasional, Ajak Wujudkan Cinta Budaya Bangsa

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Kelurahan Kapuk kembali Membantu Merelokasi Warga Terdampak Pembangunan Rupom Kali Apuran

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:04 WIB

Pejabat Publik Aktif Publikasi di Medsos Tak Dapat Mengganti Fungsi Sosial Kontrol

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Muhamad Amud Minta Maaf kepada Wartawan, Tegaskan DPRD Terbuka bagi Insan Pers

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:27 WIB

William Soroti Pak Ogah yang Dikeluhkan Warga, Pemprov DKI Diminta Tegas dan Konsisten

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Ketua Pokja Wartawan Gunung Kaler Kresek Ikuti UKW JMSI di Dewan Pers

Berita Terbaru