PAMEKASAN, MADURA, TIKAMPOST.ID – Keberagaman tradisi dan budaya masyarakat Indonesia memiliki keunikan tersendiri, termasuk di Pulau Madura, Jawa Timur. Salah satunya terlihat dalam pelaksanaan acara nazar atau hajat keluarga yang dimeriahkan dengan pertunjukan kuda lumping.
Suasana meriah tersebut terlihat pada Kamis (22/10/2026), dalam acara yang digelar oleh Jum Lak’i, salah seorang warga di wilayah Pasian Garun, Bindang, Kabupaten Pamekasan, Madura.
Acara tersebut merupakan bentuk pemenuhan nazar atau niat yang sebelumnya disampaikan oleh Jum Lak’i sebagai ungkapan rasa syukur atas kondisi putra tercintanya yang dinilai semakin membaik, sesuai harapan keluarga.
Jum Lak’i mengaku merasa bahagia karena kondisi putranya menunjukkan perkembangan yang diharapkan. Momen tersebut pun dirayakan bersama keluarga dan warga sekitar melalui pertunjukan kuda lumping yang berlangsung meriah.
Menurut penuturan Kak Bewok, yang masih memiliki hubungan kerabat dengan Jum Lak’i, putra keluarga tersebut sebelumnya kerap mengalami sakit-sakitan.

“Pihak keluarga besar menyarankan agar dinazarkan atau diniatkan sebagai bentuk harapan dan doa. Alhamdulillah, sekarang kondisinya semakin membaik,” ujar Kak Bewok.
Dalam pertunjukan tersebut, para pemain kuda lumping tampil lincah mengikuti iringan musik tradisional. Mereka bergerak dengan atraktif sambil membawa properti kuda lumping dan berkeliling di sekitar rumah warga, sehingga menarik perhatian masyarakat yang menyaksikan.
Kegiatan ini menjadi salah satu gambaran keberagaman tradisi yang hidup di tengah masyarakat. Selain menjadi sarana hiburan, pertunjukan tersebut juga menjadi bagian dari perayaan keluarga dalam mengungkapkan rasa syukur atas harapan yang dirasakan mulai terwujud.
Tradisi dan kesenian seperti ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kekayaan budaya daerah agar tetap dikenal dan dilestarikan oleh generasi mendatang.
Penulis : Anang Febriyansyah
Editor : Tikampost.id











