Pemprov DKI Imbau Warga Jakarta Waspada Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

- Jurnalis

Minggu, 6 September 2026 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengimbau masyarakat Jakarta tetap tenang dan waspada menyusul perkembangan erupsi Gunung Anak Krakatau yang berdampak pada penyebaran abu vulkanik ke sejumlah wilayah, termasuk Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengimbau masyarakat Jakarta tetap tenang dan waspada menyusul perkembangan erupsi Gunung Anak Krakatau yang berdampak pada penyebaran abu vulkanik ke sejumlah wilayah, termasuk Jakarta.

JAKARTA,TIKAMPOST.id – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengimbau masyarakat Jakarta tetap tenang dan waspada menyusul perkembangan erupsi Gunung Anak Krakatau yang berdampak pada penyebaran abu vulkanik ke sejumlah wilayah, termasuk Jakarta.

Pramono mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, BMKG, serta instansi terkait untuk memantau perkembangan dan pergerakan abu vulkanik.

“Saat ini Gunung Anak Krakatau berada pada Level 3 atau Siaga. Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau telah menyebar ke beberapa wilayah di Indonesia, termasuk di antaranya Jakarta,” ujar Pramono.

Menurutnya, arah penyebaran abu vulkanik sangat dipengaruhi kondisi angin. Karena itu, Pemprov DKI akan terus berkoordinasi dengan BMKG dan instansi terkait untuk memantau pergerakannya.

Baca Juga :  Spanduk Larangan Berjualan Tak Digubris, PKL nekat Dagang di area Taman Tanggul Timur

Pramono meminta warga Jakarta tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan, khususnya apabila wilayah tempat tinggal mulai terdampak abu vulkanik.

“Jika wilayahnya mulai terdampak abu vulkanik, lakukan 5M,” katanya.

Lima langkah yang dianjurkan yakni memakai masker atau perlindungan diri, terutama saat berada di luar ruangan.

Kemudian, menutup pintu dan jendela serta melindungi sumber air agar tidak terkontaminasi abu vulkanik.

Warga juga diminta membatasi aktivitas di luar ruangan, khususnya ketika konsentrasi abu vulkanik cukup pekat.

Selanjutnya, abu vulkanik yang menempel di lingkungan sebaiknya dibersihkan dengan membasahinya terlebih dahulu agar partikel abu tidak kembali beterbangan.

Baca Juga :  Rehabilitasi Gedung MTsS NU Krui Diduga Tidak Sesuai Gambar dan RAB

Pemprov DKI juga meminta masyarakat memantau informasi melalui kanal resmi pemerintah pusat, BMKG, Badan Geologi Kementerian ESDM, serta BPBD DKI Jakarta.

Masyarakat diingatkan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi untuk mencegah kepanikan dan kesimpangsiuran informasi.

“Segera kunjungi fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala gangguan pernapasan atau penglihatan yang memburuk,” imbau Pramono.

Pramono menegaskan, kewaspadaan masyarakat diperlukan untuk mengantisipasi dampak abu vulkanik sekaligus menjaga kesehatan diri dan keluarga.

“Tetap waspada, lindungi diri dan keluarga. Mari bersama-sama menjaga Jakarta dengan menjaga diri kita sendiri dari abu vulkanik,” pungkasnya.

(Rwn/Kbr)

Berita Terkait

Pengurus Truk Keluhkan pengambilan STNK yang di Tilang Disebut Belum Disetor ke Polresta Bandung
Kelurahan Kapuk kembali Membantu Merelokasi Warga Terdampak Pembangunan Rupom Kali Apuran
Pejabat Publik Aktif Publikasi di Medsos Tak Dapat Mengganti Fungsi Sosial Kontrol
Muhamad Amud Minta Maaf kepada Wartawan, Tegaskan DPRD Terbuka bagi Insan Pers
William Soroti Pak Ogah yang Dikeluhkan Warga, Pemprov DKI Diminta Tegas dan Konsisten
Ketua Pokja Wartawan Gunung Kaler Kresek Ikuti UKW JMSI di Dewan Pers
Satpol PP Kelurahan Kapuk Ucapkan Selamat HUT ke-81 TNI
KSOP Pulang Pisau dan Kejari Perkuat Sinergitas Antarinstansi

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Pengurus Truk Keluhkan pengambilan STNK yang di Tilang Disebut Belum Disetor ke Polresta Bandung

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Kelurahan Kapuk kembali Membantu Merelokasi Warga Terdampak Pembangunan Rupom Kali Apuran

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:04 WIB

Pejabat Publik Aktif Publikasi di Medsos Tak Dapat Mengganti Fungsi Sosial Kontrol

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Muhamad Amud Minta Maaf kepada Wartawan, Tegaskan DPRD Terbuka bagi Insan Pers

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:27 WIB

William Soroti Pak Ogah yang Dikeluhkan Warga, Pemprov DKI Diminta Tegas dan Konsisten

Berita Terbaru