SAMPIT, TIKAMPOST.ID – Kepanikan terjadi di perairan Muara Sungai Mentaya, Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kamis (24/9/2026) pagi. Kapal Layar Motor (KLM) Berkat Usaha mengalami kebocoran saat mengangkut puluhan tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dari Sampit menuju kawasan Muara Sampit.
Sedikitnya 38 TKBM berada di dalam kapal ketika insiden tersebut terjadi. Mereka diketahui sedang dalam perjalanan untuk melakukan aktivitas bongkar muat di kawasan Muara Sampit.
Situasi berubah mencekam setelah air mulai masuk ke dalam badan kapal. Kondisi tersebut memicu keadaan darurat di tengah perairan.
Beruntung, kebocoran diketahui dengan cepat. Petugas bersama sejumlah nelayan yang berada di sekitar lokasi kemudian memberikan pertolongan dan membantu proses evakuasi terhadap para TKBM dari kapal.
“Benar, ada kapal yang mengalami kejadian hingga tenggelam saat membawa puluhan TKBM. Alhamdulillah, para penumpang dan awak kapal dalam keadaan selamat dan tidak mengalami luka,” ujar seorang warga Kecamatan Pulau Hanaut yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Proses evakuasi juga mendapat bantuan personel TNI Angkatan Laut bersama petugas gabungan lainnya. Seluruh TKBM selanjutnya dibawa menuju Pelabuhan TPI Sungai Ijum atau Pelingkau untuk memastikan mereka berada dalam kondisi aman.
Sementara itu, KLM Berkat Usaha hingga Kamis siang dilaporkan masih berada dalam kondisi kandas di kawasan Gosong Muara Teluk Sampit.
“Saya juga mendapat informasi dari keluarga. Alhamdulillah, seluruh awak dan penumpang selamat,” ujarnya.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kebocoran kapal serta besaran kerugian akibat kejadian tersebut belum diketahui. Petugas terkait masih melakukan penanganan terhadap kapal sekaligus mendalami kronologi insiden.
Penulis : Red/Tim
Editor : Tikampost.id











