TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,4 Ton Sianida di Pelabuhan Ferry Bitung

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TNI Angkatan Laut kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan wilayah perairan Indonesia.

TNI Angkatan Laut kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan wilayah perairan Indonesia.

Bitung, TikamPost.id – TNI Angkatan Laut kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan wilayah perairan Indonesia. Kali ini, Tim Quick Response (QR) 8 Satuan Patroli (Satrol) Kodaeral VIII bersama Satgas Intelmar “Kerapu-8.26” serta Tim Bea Cukai Kantor Wilayah Sulawesi Utara berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bahan kimia berbahaya jenis sianida (CN) di Pelabuhan Ferry ASDP Bitung, Sulawesi Utara, Rabu (4/3/2026).

Dalam keterangan kepada awak media, Komandan Kodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi yang diwakili oleh Wakil Komandan Kodaeral VIII Laksma TNI Tony Herdijanto menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut bermula saat petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang turun dari Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Labuhan Haji dengan rute Talaud–Bitung.

Baca Juga :  Wabup Leli Arni Lantik 46 Pejabat di Lingkup Pemkab Dharmasraya

Saat melakukan pemeriksaan terhadap sebuah truk ekspedisi berwarna hijau, petugas menemukan muatan bahan kimia berbahaya jenis sianida yang dikemas dalam 29 karung.

“Setiap karung memiliki berat sekitar 50 kilogram, sehingga total barang yang diamankan mencapai kurang lebih 1.450 kilogram,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pendataan sementara, nilai ekonomis bahan kimia berbahaya tersebut diperkirakan mencapai Rp1.015.000.000 (satu miliar lima belas juta rupiah).

Dari informasi awal, barang ilegal tersebut diduga berasal dari Filipina dan masuk melalui Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, sebelum kemudian diselundupkan menuju Bitung menggunakan truk ekspedisi yang menumpang kapal ferry penumpang.

Baca Juga :  Jadwal Resmi Haji 2026 Ditetapkan, Keberangkatan Dimulai 22 April

Saat ini seluruh barang bukti telah diamankan di Markas Komando Daerah Angkatan Laut (Mako Kodaeral) VIII untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

TNI AL menegaskan akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai instansi terkait dalam meningkatkan patroli keamanan laut guna mencegah berbagai bentuk kejahatan transnasional melalui jalur laut, khususnya di wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Langkah ini juga sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam menjaga kedaulatan dan keamanan laut Indonesia.

Penulis : Maekel Towira

Editor : Tikampost

Berita Terkait

KSOP Pulang Pisau dan Kejari Perkuat Sinergitas Antarinstansi
Antisipasi Balap Liar, Polsek Sungai Rumbai Amankan 9 Sepeda Motor.
Dua Residivis Diduga Edarkan Sabu Kembali Diciduk Polres Dharmasraya, Sejumlah BB Diamankan
LBH Adhibrata Bantah Combet Dikuasai Pribadi, Minta Pengelolaan Diperiksa Berdasarkan Dokumen
Terduga Pelaku Peredaran Narkoba Digerebek Tengah Malam, Oknum PNS Diamankan
Warga Soroti Penanganan Banjir Bandang, Minta Pemerintah Buka Data Bantuan
Kantor Camat Jayapura OKU Timur Memprihatinkan, Sejumlah Bagian Bangunan Rusak
Polres Dharmasraya Dukung Gerakan Tanam Serempak PM-AAS Menuju 26.750 Hektare

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:38 WIB

KSOP Pulang Pisau dan Kejari Perkuat Sinergitas Antarinstansi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:05 WIB

Antisipasi Balap Liar, Polsek Sungai Rumbai Amankan 9 Sepeda Motor.

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:34 WIB

LBH Adhibrata Bantah Combet Dikuasai Pribadi, Minta Pengelolaan Diperiksa Berdasarkan Dokumen

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Terduga Pelaku Peredaran Narkoba Digerebek Tengah Malam, Oknum PNS Diamankan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Warga Soroti Penanganan Banjir Bandang, Minta Pemerintah Buka Data Bantuan

Berita Terbaru