TPP Guru di Kabupaten Kapuas Tahun Anggaran 2026 Belum Dibayarkan, Jadi Sorotan

- Jurnalis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuala Kapuas, Tikampost.id – Pembayaran Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) bagi guru di Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, pada Tahun Anggaran 2026 hingga pertengahan tahun ini dikabarkan belum terealisasi.

Kondisi tersebut menjadi perhatian sejumlah kalangan, khususnya para guru yang menilai TPP merupakan hak yang seharusnya diterima sesuai ketentuan yang berlaku.

Salah seorang guru yang meminta identitasnya dirahasiakan, sebut saja Wawan, mengungkapkan bahwa sejak Januari hingga Juni 2026, TPP bagi guru SD dan SMP di Kabupaten Kapuas belum dibayarkan.

“Setahu kami, TPP guru belum dibayarkan sejak awal tahun. Sementara untuk beberapa sektor lain, seperti tenaga kesehatan dan penyuluh, ada yang sudah menerima. Kami berharap ada kejelasan terkait kondisi ini,” ujarnya kepada awak media, Kamis (12/6/2026).

Menurutnya, keterlambatan pembayaran tersebut menimbulkan kekecewaan di kalangan tenaga pendidik. Ia berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas dapat segera memberikan penjelasan dan solusi terkait persoalan tersebut.

Baca Juga :  Polsek Koto Baru Salurkan Bansos Jumat Berbagi ke Panti Asuhan Fastabiqul Khairat

Wawan menjelaskan, besaran TPP yang diterima setiap pegawai berbeda-beda sesuai golongan dan ketentuan yang berlaku. Untuk golongan III, nominalnya berkisar Rp700 ribu per bulan.

“Kami berharap pemerintah daerah dapat segera merealisasikan pembayaran TPP agar para guru dapat menjalankan tugas dengan lebih baik dan tenang,” tambahnya.

Hal senada disampaikan oleh Ratu, S.Pd.SD, salah seorang guru di SDN 3 Selat Hilir. Ia mengatakan bahwa hingga saat ini TPP guru memang belum diterima.

“TPP itu tetap ada dan tidak dihapuskan. Namun untuk tahun ini kami memang belum menerima pembayaran. Mungkin masih ada kendala anggaran di daerah,” katanya.

Ia juga menyoroti adanya kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada sejumlah kegiatan pendidikan, termasuk pengurangan beberapa kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

Baca Juga :  Ketua Pemuda Lampung Barat Bersatu Dilaporkan ke Polda Lampung Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Sementara itu, seorang pegawai struktural berinisial Abidin, ST, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima pembayaran TPP untuk bulan-bulan sebelumnya, meskipun untuk bulan berjalan masih menunggu proses pencairan.

“Untuk bulan ini kami memang belum menerima, tetapi bulan sebelumnya sudah dibayarkan,” ujarnya.

Menurut Abidin, keterlambatan pembayaran TPP guru dimungkinkan karena jumlah tenaga pendidik yang cukup banyak sehingga proses administrasinya membutuhkan waktu lebih panjang.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Dr. H. Suwarno Muriyat, S.Ag., M.Pd., saat hendak dikonfirmasi terkait persoalan tersebut belum dapat memberikan keterangan. Berdasarkan informasi dari staf dinas, yang bersangkutan sedang melaksanakan tugas dinas luar daerah.

Upaya konfirmasi juga dilakukan kepada Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan juga belum memberikan tanggapan karena sedang menjalankan tugas dinas luar.

(Moh. Sariansyah)

Penulis : Moh. Sariansyah

Editor : Tikampost

Berita Terkait

Diduga Tak Pasang Plang Identitas dan Abaikan APD, Aktivitas Tambang PT Yuhuu Lengot Mandiri Disorot
SMP Negeri 2 Tamban Catur Terima Dana Revitalisasi Rp1,1 Miliar dari Kemendikbud
Musyawarah Warga Bandar Sari dan Perusahaan Tambang Capai Kesepakatan Atasi Permasalahan Debu
Kebakaran Toko Kue “Matahari” di Pasar Ciputat Timur, Kerugian Capai Rp70 Juta
Trotoar Bintaro Jaya Ramai Dibicarakan, Pengguna Stroller Soroti Pembatas Jalan
Polres Dharmasraya Amankan Terduga Pelaku Persetubuhan terhadap Anak.
Kapolres Dharmasraya Bentuk Program Ojek Kamtibmas, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat.
Bendungan di Way Tuba Rusak dan Tak Terawat, Warga Minta PUPR Lampung Segera Perbaiki

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:25 WIB

Diduga Tak Pasang Plang Identitas dan Abaikan APD, Aktivitas Tambang PT Yuhuu Lengot Mandiri Disorot

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:04 WIB

SMP Negeri 2 Tamban Catur Terima Dana Revitalisasi Rp1,1 Miliar dari Kemendikbud

Senin, 27 Juli 2026 - 14:25 WIB

Musyawarah Warga Bandar Sari dan Perusahaan Tambang Capai Kesepakatan Atasi Permasalahan Debu

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:55 WIB

Kebakaran Toko Kue “Matahari” di Pasar Ciputat Timur, Kerugian Capai Rp70 Juta

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:20 WIB

Trotoar Bintaro Jaya Ramai Dibicarakan, Pengguna Stroller Soroti Pembatas Jalan

Berita Terbaru