Wabup Sangihe “Bersembunyi”? Etika Birokrasi Dipertanyakan!

- Jurnalis

Rabu, 18 Juni 2025 - 21:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tahuna, Sangihe – TikamPost.id  Kejadian mengejutkan terjadi pada Rabu (18/6/2025). Sejumlah awak media yang hendak menemui Wakil Bupati Sangihe mengalami kesulitan luar biasa. Bukan hanya sulit dihubungi, mereka bahkan dipaksa menunggu berjam-jam tanpa kepastian, mencerminkan buruknya etika birokrasi di pemerintahan daerah tersebut.

Para wartawan, setelah melalui prosedur pelaporan dan pengisian biodata, hanya disuruh menunggu tanpa informasi lebih lanjut. Salah satu wartawan, MT, mengaku menunggu sejak pagi, namun tak kunjung mendapatkan konfirmasi. Bahkan, seorang pegawai yang sempat berbincang hanya melakukan basa-basi tanpa memberikan kepastian.

Baca Juga :  WAKIL KETUA DPRD KABUPATEN DHARMASRAYA SUJITO GELAR SILATURAHMI BERSAMA MASYARAKAT

Selama berjam-jam menunggu, tidak ada satupun petugas yang memberikan informasi mengenai kemungkinan bertemu Wakil Bupati, berapa lama waktu yang diberikan untuk wawancara, atau alasan penundaan. Sikap ini dinilai sebagai pelanggaran etika birokrasi yang serius. Petugas Satpol PP yang berjaga di depan ruangan hanya bertugas mencatat dan menyampaikan data, sementara pihak dalam, diduga sekretaris pribadi Wakil Bupati, yang menentukan apakah wartawan boleh bertemu atau tidak, menunjukkan sikap arogan dan tidak profesional.

Baca Juga :  *SATLANTAS POLRESTA BANDAR LAMPUNG ALIHKAN ARUS LALU LINTAS SAAT BANK LAMPUNG RUN 2025, POLDA LAMPUNG IMBAU MASYARAKAT PATUHI ATURAN*

Puncaknya, sekitar pukul 14.57 WITA, Wakil Bupati Sangihe keluar ruangan dan melewati para wartawan yang menunggu tanpa memberikan penjelasan, hanya mengatakan akan menghadiri agenda lain. Kejadian ini menimbulkan kecurigaan adanya upaya penghalangan akses informasi kepada publik. Apakah ini murni sikap Wakil Bupati, atau ada pihak lain yang sengaja menghalangi wartawan? Pertanyaan ini perlu dijawab secara transparan oleh Pemerintah Daerah Sangihe. Kejadian ini menjadi preseden buruk dan harus segera diperbaiki agar tidak terulang kembali.

(Mike Towira)

Berita Terkait

Diduga Tak Pasang Plang Identitas dan Abaikan APD, Aktivitas Tambang PT Yuhuu Lengot Mandiri Disorot
SMP Negeri 2 Tamban Catur Terima Dana Revitalisasi Rp1,1 Miliar dari Kemendikbud
Musyawarah Warga Bandar Sari dan Perusahaan Tambang Capai Kesepakatan Atasi Permasalahan Debu
IWJ Jabodetabek Gelar Silaturahmi di Monas, Perkuat Solidaritas dan Aksi Kemanusiaan Warga Jember Perantauan
Kapolres Way Kanan Perkuat Sinergi dengan Media dan LSM Lewat Silaturahmi Bersama
Motor Honda CBR Hantam Pembatas Jalan, Pemuda Asal Tanah Datar Tewas di Sungai Rumbai
Karyawan PT DSL Meninggal Saat Cek Mesin, Polres Dharmasraya Selidiki Dugaan Kecelakaan Kerja
Beberapa Toko di Jalan Jenderal Sudirman Martapura Gulung Tikar, Daya Beli Melemah dan Tergerus Belanja Online

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:25 WIB

Diduga Tak Pasang Plang Identitas dan Abaikan APD, Aktivitas Tambang PT Yuhuu Lengot Mandiri Disorot

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:04 WIB

SMP Negeri 2 Tamban Catur Terima Dana Revitalisasi Rp1,1 Miliar dari Kemendikbud

Senin, 27 Juli 2026 - 14:25 WIB

Musyawarah Warga Bandar Sari dan Perusahaan Tambang Capai Kesepakatan Atasi Permasalahan Debu

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:41 WIB

IWJ Jabodetabek Gelar Silaturahmi di Monas, Perkuat Solidaritas dan Aksi Kemanusiaan Warga Jember Perantauan

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:43 WIB

Kapolres Way Kanan Perkuat Sinergi dengan Media dan LSM Lewat Silaturahmi Bersama

Berita Terbaru