TANGERANG SELATAN, Tikampost.id – Seorang warga Perumahan Villa Dago Tol, Kota Tangerang Selatan, berencana melaporkan dugaan keberadaan menara Base Transceiver Station (BTS) di kawasan jalur kereta api kepada Direktorat Jenderal Perkeretaapian (Ditjen KA) Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (17/06/2026)
Langkah tersebut ditempuh setelah surat yang sebelumnya disampaikan kepada Executive Vice President (EVP) PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta terkait dugaan penggunaan lahan di sekitar jalur rel kereta api hingga kini belum mendapatkan tanggapan resmi.
Melalui kuasa hukumnya, Abdul Basit, S.H., M.H., warga meminta agar dilakukan pemeriksaan dan verifikasi terhadap keberadaan menara BTS yang berlokasi di Jalan Manyar, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan.
Menurut Abdul Basit, lokasi menara tersebut diduga berada di kawasan Ruang Milik Jalur (Rumija) perkeretaapian yang memiliki pengaturan dan pembatasan khusus berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Kami sebelumnya telah menyampaikan surat kepada pihak KAI Daop 1 Jakarta untuk meminta klarifikasi dan penjelasan terkait status lahan serta keberadaan menara tersebut. Namun hingga saat ini belum ada tanggapan yang kami terima. Karena itu, kami mempertimbangkan untuk melaporkan persoalan ini kepada Ditjen Perkeretaapian agar dilakukan investigasi dan verifikasi secara resmi,” ujar Abdul Basit.
Ia berharap Ditjen Perkeretaapian dapat melakukan pengecekan langsung ke lapangan guna memastikan posisi menara terhadap jalur rel, status lahan yang digunakan, serta kelengkapan perizinan yang dimiliki oleh pihak terkait.
Selain itu, hasil verifikasi tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian hukum sekaligus menjawab keresahan masyarakat terkait dugaan pemanfaatan lahan di kawasan yang memiliki fungsi keselamatan operasional perkeretaapian.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT KAI Daop 1 Jakarta belum memberikan keterangan resmi terkait surat yang telah disampaikan oleh warga tersebut.
Penulis : Srigiyanti
Editor : Tikampost
Sumber Berita: Media Antero










