26 Tahun Berdiri, SD Negeri 200508 Sibulutolang Masih Hadapi Keterbatasan, Warga Pertanyakan Tindak Lanjut Pemerintah

- Jurnalis

Rabu, 23 September 2026 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padangsidimpuan, Tikampost.id – Kondisi SD Negeri 200508 Kelas Jauh Sibulutolang, Kota Padangsidimpuan, kembali menjadi perhatian masyarakat. Sekolah yang menurut keterangan warga telah berdiri di atas lahan yang diserahkan untuk kepentingan pendidikan sekitar 26 tahun lalu itu disebut masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga dan orang tua murid, kondisi bangunan sekolah dinilai belum memadai untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Beberapa bagian bangunan disebut mengalami kerusakan, di antaranya atap yang mengalami kebocoran, dinding yang retak, serta kondisi lantai yang dinilai belum sepenuhnya layak.

Kondisi tersebut menimbulkan keprihatinan orang tua murid. Mereka berharap pemerintah dapat memberikan perhatian dan kejelasan terkait penanganan sekolah tersebut.

“Hanya janji saja yang kami terima, Pak,” ungkap salah seorang orang tua murid.

Warga menyebut, sekitar tiga bulan lalu Wali Kota Padangsidimpuan telah meninjau langsung kondisi sekolah. Kunjungan tersebut sempat menumbuhkan harapan masyarakat bahwa kondisi sarana dan prasarana sekolah akan segera mendapatkan tindak lanjut.

Namun, hingga kini warga mengaku belum melihat adanya pekerjaan pembangunan maupun rehabilitasi yang signifikan di lokasi.

Baca Juga :  “Sukses Harus Berani Mencoba,Terus Berinovasi & Banyak Berbagi Ke Sesama

Atas kondisi tersebut, masyarakat mempertanyakan status rencana penanganan sekolah, termasuk terkait perencanaan, penganggaran, kewenangan instansi yang menangani, serta kemungkinan waktu pelaksanaan pekerjaan.

Warga juga mengaku telah berupaya memperoleh informasi dengan mendatangi kantor pihak terkait maupun melakukan komunikasi melalui pesan. Namun, menurut mereka, informasi mengenai tindak lanjut kondisi sekolah belum diperoleh secara jelas.

Salah seorang warga berharap pemerintah memberikan penjelasan secara terbuka agar masyarakat mengetahui perkembangan penanganan sekolah tersebut.

“Kami sudah datang ke kantor berkali-kali. Kami berharap ada jawaban yang jelas mengenai sekolah ini,” ujar warga.

Selain kondisi bangunan, masyarakat juga menyoroti sejarah lahan sekolah tersebut. Menurut keterangan warga, lahan tempat sekolah berdiri telah diserahkan untuk kepentingan pendidikan masyarakat setempat sejak puluhan tahun lalu.

Pemilik lahan berharap pemerintah dapat memastikan keberadaan sekolah tersebut didukung fasilitas pendidikan yang aman dan memadai bagi para siswa.

“Kami tidak meminta banyak. Cukup bangunkan sekolah yang aman untuk anak-anak. Itu saja,” ungkap pemilik lahan.

Baca Juga :  Pemkab Kapuas Dinilai Tak Hargai Organisasi AWPI

Bagi masyarakat, persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik bangunan, tetapi juga menyangkut ketersediaan fasilitas pendidikan yang aman dan layak bagi anak-anak di wilayah tersebut.

Karena itu, warga meminta Pemerintah Kota Padangsidimpuan dan instansi terkait memberikan penjelasan mengenai status SD Negeri 200508 Kelas Jauh Sibulutolang, termasuk kebutuhan rehabilitasi atau pembangunan, kewenangan penanganan, serta rencana penganggaran apabila memang telah diprogramkan.

Masyarakat juga berharap apabila terdapat kendala teknis, administratif maupun anggaran yang menyebabkan penanganan belum terlaksana, pemerintah dapat menyampaikannya secara terbuka kepada masyarakat.

Terkait informasi mengenai perencanaan dan penganggaran, diperlukan penjelasan berdasarkan data serta dokumen resmi dari instansi berwenang agar informasi yang berkembang di tengah masyarakat tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Tikampost.id masih membuka ruang konfirmasi kepada Wali Kota Padangsidimpuan, Dinas Pendidikan, serta instansi terkait untuk memberikan penjelasan mengenai kondisi SD Negeri 200508 Kelas Jauh Sibulutolang dan tindak lanjut setelah peninjauan yang disebut dilakukan sekitar tiga bulan lalu.

Berita ini akan diperbarui apabila pihak terkait telah memberikan keterangan resmi.

Penulis : Hardiwiranata

Editor : Tikampost.id

Berita Terkait

Lima Bulan Tanpa Kabar, Tikampost.id Pertanyakan Tindak Lanjut Laporan Dugaan Penyimpangan Rehab Sekolah Kemenag
Bhabinkamtibmas Pekon Rata Agung Ajak Warga Bersama Jaga Kamtibmas
Dua Terduga Pelaku Pencurian Yamaha NMAX Ditangkap Tim URC Polres Dharmasraya di Tebo
Cegah Karhutla,Polres Dharmasraya Bagikan Masker dan Pamflet di Jalinsum
Polres Dharmasraya Salurkan Air Bersih untuk Warga Tiumang
Karnaval di Jember Jadi Sorotan, Peserta Tamingan Panti Pilih Puluhan Speaker Toa Jadul
Tanamkan Disiplin Berlalu Lintas, Sat Lantas Polres Pesisir Barat Sambangi SMAN 1 Krui
YT Club Taekwondo Indonesia Gelar UKT dan Resmikan Unit Latihan Baru ke-118 di Legok

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 18:06 WIB

Lima Bulan Tanpa Kabar, Tikampost.id Pertanyakan Tindak Lanjut Laporan Dugaan Penyimpangan Rehab Sekolah Kemenag

Rabu, 23 September 2026 - 14:21 WIB

26 Tahun Berdiri, SD Negeri 200508 Sibulutolang Masih Hadapi Keterbatasan, Warga Pertanyakan Tindak Lanjut Pemerintah

Selasa, 22 September 2026 - 11:59 WIB

Bhabinkamtibmas Pekon Rata Agung Ajak Warga Bersama Jaga Kamtibmas

Selasa, 22 September 2026 - 08:18 WIB

Dua Terduga Pelaku Pencurian Yamaha NMAX Ditangkap Tim URC Polres Dharmasraya di Tebo

Senin, 21 September 2026 - 17:25 WIB

Polres Dharmasraya Salurkan Air Bersih untuk Warga Tiumang

Berita Terbaru