DI DUGA AHLI WARIS MANIPULASI TANAH KOSONG

- Jurnalis

Kamis, 27 Maret 2025 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,TIKAMPOST.ID

di duga adanya ahli waris yang berusaha menjual lahan kosong kepada pihak perusahaan dengan menggunakan Alas Hak Girik No.1748 Persil 27a S.IV an. Enih binti Eman. Mereka menghadap ke pihak perusahaan supaya lahan mereka tersebut segera mendapatkan pembayaran dari pihak perusahaan, dengan membawa beberapa berkas pendukung terkait lahan tersebut.

Tetapi, berdasarkan keterangan salah satu staf kantor PT. Cakradigdaya Lokaraya, lahan dengan Alas Hak Girik No.1748 Persil 27a S.IV an. Enih binti Emon sudah pernah di lakukan transaksi jual beli dengan lokasi yang berbeda antara pemilik alas hak tersebut dengan pihak perusahaan, bahkan lahan tersebut saat ini sudah dijadikan SHM oleh pihak perusahaan.

Baca Juga :  Diduga Rangkap Jabatan, Lurah Benda Disorot Warga: Berpotensi Langgar Aturan dan Timbulkan Konflik Kepentingan

Di tambah lagi fakta di lapangan, lokasi tersebut pada saat ini pun yang mengaku-ngaku sebagai ahli waris enih binti eman tidak menguasai fisik lokasi yang dimaksud. Sehingga menjadikan pihak perusaahan ragu untuk membeli lahan yang di maksud oleh ahli waris enih binti eman tersebut.

Pihak perusahaan mengakui bahwa atas lahan kosong yang dimaksudkan oleh ahli waris Enih binti Eman tersebut belum pernah terjadi transaksi jual beli..

Baca Juga :  Banjir Rendam Ratusan Rumah di Kapuk, Sampah Menumpuk di Gorong-gorong Jalan Haji Jairi

dan mau membayar lahan tersebut asalkan semua nya sudah jelas, mulai dari pemberkasan yang terkesan dipaksakan dan penguasaan fisik yang sedang dikuasai oleh pihak lain.

Dimohon Kepada Bapak Kaporli, Bapak Kajati, dan Kementrian ATR/BPN, dan pihak-pihak yang terkait supaya lebih Waspada lagi terhadap oknum-oknum mafia tanah yang semakin hari semakin merajarela, karena demi mengambil keuntungan yang sebesar besarnya mereka berani menghalalkan segala cara.

( TIM)

Berita Terkait

PT Silent Cicada Tech Sampaikan Klarifikasi Terkait Dugaan Pelanggaran Pengelolaan Limbah B3
Sengketa Lahan 240 Hektare di Way Kanan Bergulir di Pengadilan, PT PSMI Tanggapi Gugatan Rp6 Miliar
Portal Penutup Dibongkar, Aktivitas Urugan di Petukangan Selatan Kembali Berjalan, Warga Khawatir Banjir
Grebek Dua Lokasi Diduga Kampung Narkoba, Polres Pesisir Barat Amankan Dua Pria dan Sita 67,64 Gram Ganja
Puluhan Paket Ganja Disita, Kapolres Dharmasraya Pimpin Langsung Penangkapan Terduga Pengedar.
DPO Kasus Narkoba Ditangkap di Dharmasraya, Sempat Kejar-kejaran dan Diduga Buang Sabu ke Sungai
Urugan Lahan di Perbatasan Jaksel–Tangerang Disorot, Warga Khawatir Ancaman Banjir
Emas Sekitar 300 Gram dan Sertifikat Rumah Dilaporkan Hilang, El Minta Polisi Usut Laporan

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:57 WIB

PT Silent Cicada Tech Sampaikan Klarifikasi Terkait Dugaan Pelanggaran Pengelolaan Limbah B3

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Sengketa Lahan 240 Hektare di Way Kanan Bergulir di Pengadilan, PT PSMI Tanggapi Gugatan Rp6 Miliar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Portal Penutup Dibongkar, Aktivitas Urugan di Petukangan Selatan Kembali Berjalan, Warga Khawatir Banjir

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Grebek Dua Lokasi Diduga Kampung Narkoba, Polres Pesisir Barat Amankan Dua Pria dan Sita 67,64 Gram Ganja

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Puluhan Paket Ganja Disita, Kapolres Dharmasraya Pimpin Langsung Penangkapan Terduga Pengedar.

Berita Terbaru