Diduga Berganti Nama, PT Tri Bakti Sarimas Belum Lunasi Hak Pekerja Setelah 1,5 tahun

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuantan Mudik, Kuansing – PT Tri Bakti Sarimas (PT TBS) yang beralamat di Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, diduga telah berganti nama setelah asetnya diambil alih PT KTBM (First Resource Group). Namun, hingga Senin (29/9/2025), perusahaan belum juga menyelesaikan kewajiban pembayaran hak-hak karyawan sesuai perjanjian.

Sekitar 2.000 karyawan masih menunggu proses penyelesaian hak yang dijanjikan berdasarkan Undang-Undang Cipta Kerja. Kuasa hukum pekerja dari Kantor Hukum Mohd Irfan dan Rekan menyebut, pihaknya telah berupaya mengikuti kesepakatan yang diinginkan PT TBS agar pembayaran dapat dilakukan bertahap.

Baca Juga :  *KAPOLDA LAMPUNG TERIMA AUDIENSI DC PERMAHI, PERKUAT SINERGI DALAM PENEGAKAN HUKUM*

Tri partit pun sudah digelar, dan manajemen PT TBS berjanji melunasi hak 14 pekerja yang diwakili kuasa hukum tersebut pada akhir Desember 2024. Namun, hingga kini pembayaran tak kunjung terealisasi.

“Kami hanya ingin dibayarkan sesuai kesepakatan, karena uang tersebut kami butuhkan untuk biaya hidup sehari-hari,” ujar salah seorang pekerja yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga :  Polsek Pesisir Tengah Gelar PAM Rawan Pagi, Antisipasi Gangguan Kamseltibcarlantas

Para pekerja berharap Presiden Prabowo, Dinas Tenaga Kerja Kuansing, Pemerintah Provinsi Riau, serta Kementerian Ketenagakerjaan turun tangan memberi arahan agar PT TBS segera menunaikan kewajiban. Proses tuntutan hak ini sudah dimulai sejak Maret 2024, atau lebih dari 1,5 tahun lalu.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT TBS belum memberikan keterangan resmi terkait persoalan ini.

(Tim)

Berita Terkait

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan
Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged
Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas
WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak
Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha
KSOP Pulang Pisau Berkurban 2 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing, Tebar Kepedulian dan Perkuat Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha
Kuota Tol Laut Rute Surabaya–Sangihe Disorot, Pelaku Usaha Pertanyakan Mekanisme Pembagian
Majelis Ta’lim Ziyadatul Fadhilah Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, Salurkan Daging untuk Warga

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 05:18 WIB

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan

Senin, 1 Juni 2026 - 12:58 WIB

Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged

Senin, 1 Juni 2026 - 10:37 WIB

Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:46 WIB

WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:38 WIB

Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha

Berita Terbaru