Peserta juga diuji dalam menghadapi situasi jurnalistik yang membutuhkan ketelitian dan kehati-hatian, termasuk ketika mendapatkan informasi yang viral di media sosial, menghadapi narasumber yang sulit dikonfirmasi, menerima permintaan off the record, serta menentukan prioritas pemberitaan ketika terdapat sejumlah peristiwa dalam waktu bersamaan.
Salah satu peserta UKW jenjang Muda, Sibti/Alex, mengikuti seluruh rangkaian pengujian yang berlangsung di Hall Gedung Dewan Pers. Penguji UKW, Romlan, memberikan penilaian terhadap kemampuan peserta berdasarkan materi dan tugas yang diberikan.
Sementara itu, penguji jenjang Madya, Suroso, menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara dan berharap hasil UKW dapat memberikan manfaat bagi para peserta.
“Terima kasih kepada panitia penyelenggara. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa bermanfaat dan menjadikan peserta semakin berkompeten,” ujar Suroso.
Rangkaian UKW kemudian ditutup oleh Ketua Umum JMSI Dr. Teguh Santosa. Para peserta yang dinyatakan kompeten dan lulus diharapkan mampu menerapkan pengetahuan serta pengalaman yang diperoleh selama UKW dalam menjalankan tugas jurnalistik secara profesional.
Melalui UKW tersebut, JMSI mendorong wartawan untuk terus meningkatkan kompetensi dan menjadikan pers sebagai bagian penting dalam menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan masyarakat, sesuai semangat “Bikin Terang Indonesia.”
(Rwn/Kbr)
Halaman : 1 2











