Isu Pungutan Rp100 Ribu, Kepala Sekolah dan Ketua Komite MIN 2 Way Kanan Belum Beri Tanggapan

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak depan gedung MIN 2 Way Kanan di Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan. Hingga berita ini diterbitkan, pihak sekolah belum memberikan klarifikasi terkait isu yang beredar.

Tampak depan gedung MIN 2 Way Kanan di Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan. Hingga berita ini diterbitkan, pihak sekolah belum memberikan klarifikasi terkait isu yang beredar.

WAY KANAN, TIKAMPOST.id — Dunia pendidikan kembali di tercoreng dengan adanya praktik pungutan liar (Pungli) yang terjadi di lingkungan sekolah. Kali ini, terjadi di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Way Kanan, Lampung.

Seorang oknum kepala sekolah MIN 2 Way Kanan diduga melakukan pungutan liar sebesar 100 ribu kepada siswa siswi dengan modus sebagai sumbangan tanpa penjelasan rinci mengenai peruntukannya.

Salah satu wali murid yang enggan di sebutkan namanya membenarkan adanya permintaan tersebut. Ia menyebutkan, pungutan di sampaikan kepada orang tua murid atas arahan kepala sekolah.

Baca Juga :  Kebakaran Pabrik Kosong di Kapuk Kamal, 6 Unit Damkar Dikerahkan

“Benar, Pak. Kami dimintai sumbangan sebesar seratus ribu rupiah per murid,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (27/1/2026).

Menurutnya, pihak sekolah tidak memberikan penjelasan secara rinci terkait peruntukan dana yang di minta. Kondisi itu menimbulkan tanda tanya di kalangan orang tua siswa transparansi dari pungutan tersebut.

Untuk mengonfirmasi kebenaran informasi tersebut, Tikampost mendatangi kantor MIN 2 Way Kanan yang berlokasi di Jalan Dr. AK Gani, Kampung Simpang Asam, Kecamatan Banjit. Namun, kepala sekolah tidak bersedia menemui awak media dan memilih tidak memberikan keterangan.

Baca Juga :  SPPG Petuk Liti Ajukan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi, Dinkes Pulang Pisau Lakukan Pengambilan Sampel

Sikap tertutup tersebut memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat. Pasalnya, sebagai sekolah negeri yang berada di bawah pengawasan pemerintah, setiap kebijakan, termasuk terkait penggalangan dana, semestinya dijalankan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Para wali murid berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Way Kanan dan pihak terkait segera menindaklanjuti dugaan pungutan liar di lingkungan sekolah.

Hingga berita ini diturunkan,Kepala sekolah MIN 2 Way Kanan masih bungkam, terkait dugaan praktik pungli di lingkungan sekolah yang menyeret namanya.

Penulis : SURMARTO

Editor : Tikampost

Berita Terkait

Gudang Mebel di Cihuni Pagedangan Terbakar, Akses Mobil Damkar Sempat Terkendala Hajatan Warga
Spanduk Larangan Berjualan Tak Digubris, PKL nekat Dagang di area Taman Tanggul Timur
Haul Akbar Tambelangan Sampang, Ribuan Jamaah Hadiri Peringatan Syekh Muhammad Darwis dan Syekh Fathul Bari
Semalam, Dua Pria Diciduk Polisi di Asam Jujuhan, Sabu Diduga Disita
16 SPT Tahun 2007 Diklaim Belum Diselesaikan PT WUL, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Warga Keluhkan Bau Menyengat dari Lapak Karet di Air Ringkih, Minta Pemerintah Turun Tangan
Tasyakuran dan Peresmian Tempat Belajar Baru SLB Perpenca Panti, Wujudkan Pendidikan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas
Barrier Beton Dibuka Lagi Publik Desak Penertiban Pak Ogah di Pesing secara Konsisten

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:54 WIB

Gudang Mebel di Cihuni Pagedangan Terbakar, Akses Mobil Damkar Sempat Terkendala Hajatan Warga

Minggu, 13 September 2026 - 12:39 WIB

Spanduk Larangan Berjualan Tak Digubris, PKL nekat Dagang di area Taman Tanggul Timur

Sabtu, 12 September 2026 - 19:37 WIB

Haul Akbar Tambelangan Sampang, Ribuan Jamaah Hadiri Peringatan Syekh Muhammad Darwis dan Syekh Fathul Bari

Sabtu, 12 September 2026 - 18:11 WIB

Semalam, Dua Pria Diciduk Polisi di Asam Jujuhan, Sabu Diduga Disita

Sabtu, 12 September 2026 - 14:45 WIB

16 SPT Tahun 2007 Diklaim Belum Diselesaikan PT WUL, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru