Angka Kejahatan Diklaim Turun, Polres Dharmasraya Ungkap Data—Efektivitas Pencegahan Dipertanyakan

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Angka Kejahatan Diklaim Turun, Polres Dharmasraya Ungkap Data—Efektivitas Pencegahan Dipertanyakan

Angka Kejahatan Diklaim Turun, Polres Dharmasraya Ungkap Data—Efektivitas Pencegahan Dipertanyakan

Dharmasraya, tikampost.id — Polres Dharmasraya mengklaim terjadi penurunan angka kejahatan sepanjang April 2026. Namun, di balik capaian tersebut, sejumlah catatan kritis muncul, terutama terkait efektivitas pencegahan dan konsistensi penanganan kasus yang masih didominasi kejahatan konvensional dan narkotika.

Dalam konferensi pers di Mapolres Dharmasraya, Senin (4/5/2026), Kapolres Kartyana Widyarso Wardoyo menyebut situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) relatif kondusif.

“Dari 70 laporan polisi, sebanyak 56 kasus berhasil diselesaikan atau sekitar 80 persen,” ujarnya.

Kapolres juga menyampaikan adanya penurunan delapan kasus dibanding periode yang sama tahun lalu. Namun, penurunan tersebut belum sepenuhnya menjawab persoalan berulangnya kejahatan yang sama di tengah masyarakat.

Data kepolisian menunjukkan, kasus pencurian konvensional, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta penyalahgunaan narkotika masih menjadi dominasi. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan soal efektivitas langkah pencegahan yang selama ini dijalankan.

Di sektor narkotika, Satresnarkoba menangani delapan kasus dengan 13 tersangka. Barang bukti yang diamankan berupa 21,57 gram sabu dan 1,01 gram ganja. Polisi mengungkap sebagian jaringan peredaran berasal dari luar daerah seperti Pekanbaru dan Jambi—indikasi bahwa Dharmasraya masih menjadi pasar peredaran narkoba lintas wilayah.

Baca Juga :  DIDUGA KUAT PERATIN PEKON PAKU NEGARA TIDAK TRANSPARAN DALAM ADMINISTRASI PENGOLAHAN KEUANGAN DANA DESA TAHUN ANGGARAN 2023- 2024 

Sementara itu, Satreskrim mencatat 62 kasus dengan 50 penyelesaian (80,65 persen). Salah satu kasus menonjol adalah penipuan dan penggelapan sepeda motor melalui media sosial, dengan modus pelaku berpura-pura meminjam kendaraan sebelum menjualnya.

Meski tingkat penyelesaian perkara terbilang tinggi, publik masih menunggu langkah konkret yang lebih kuat dalam menekan kejahatan dari hulu, bukan sekadar penindakan setelah kejadian.

Di sektor lalu lintas, lima kasus kecelakaan tercatat selama April, dengan satu korban meninggal dunia dan kerugian material sekitar Rp5,6 juta. Faktor penyebab disebut karena tingginya aktivitas kendaraan dan kondisi jalan—persoalan klasik yang kerap berulang tanpa solusi menyeluruh.

Menanggapi berbagai persoalan tersebut, Polres Dharmasraya menyatakan akan memperkuat upaya pencegahan melalui pembentukan relawan anti-narkoba, patroli bersama Bhabinkamtibmas, serta peningkatan sinergi dengan pemerintah nagari dan tokoh masyarakat.

Baca Juga :  Kapolres Dharmasraya Pimpin Pencarian Ayah yang Diduga Bunuh Anak Tirinya

Namun, langkah ini dinilai masih perlu diuji konsistensinya di lapangan, mengingat peredaran narkoba dan kejahatan konvensional masih terus terjadi.

Terkait aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI), kepolisian menegaskan akan tetap melakukan penindakan disertai pendekatan persuasif. Di sisi lain, publik menanti ketegasan aparat dalam menindak pelaku utama, bukan hanya penambang skala kecil.

Kapolres berharap konferensi pers ini dapat menjadi bentuk keterbukaan informasi kepada publik sekaligus memperkuat peran media sebagai kontrol sosial.

“Keamanan bukan hanya tugas kepolisian, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa keberhasilan menjaga keamanan tidak bisa hanya diukur dari statistik penanganan kasus, tetapi juga dari seberapa jauh kejahatan dapat dicegah sebelum terjadi.

 

Penulis : HASANUDDIN

Editor : Tikampost

Berita Terkait

Semarak HUT ke-81 RI, Koramil 1011-07 Kapuas Barat Gelar Lomba Panjat Pinang Anak-Anak
Sanggahan Tim Investigasi soal Klaim Kepemilikan Tambang Bukit Gemuruh, Sebut Inisial H Bukan P dan C
Polres Dharmasraya Siapkan 13 Kendaraan Hias untuk Meriahkan Pawai Budaya HUT RI ke-81
Khidmat dan Meriah, Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah Pimpin Upacara HUT RI ke-81
Peringati HUT RI ke-81, 388 Warga Binaan Lapas Way Kanan Terima Remisi; 9 Langsung Bebas
Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kapuas Barat Berlangsung Khidmat dan Lancar
Curanmor di Koto Besar Terungkap, Tim Alang Bateh Satreskrim Polres Dharmasraya Amankan Terduga Pelaku
UPT KPHL Kapuas Kahayan Gerak Cepat Tangani Kebakaran Hutan dan Lahan di Mantangai

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:27 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Koramil 1011-07 Kapuas Barat Gelar Lomba Panjat Pinang Anak-Anak

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:29 WIB

Sanggahan Tim Investigasi soal Klaim Kepemilikan Tambang Bukit Gemuruh, Sebut Inisial H Bukan P dan C

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:22 WIB

Polres Dharmasraya Siapkan 13 Kendaraan Hias untuk Meriahkan Pawai Budaya HUT RI ke-81

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:50 WIB

Khidmat dan Meriah, Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah Pimpin Upacara HUT RI ke-81

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Peringati HUT RI ke-81, 388 Warga Binaan Lapas Way Kanan Terima Remisi; 9 Langsung Bebas

Berita Terbaru