Diduga Diintimidasi Oknum Security, Pedagang Starling Datangi Kantor Pemasaran Sumarecon

- Jurnalis

Kamis, 17 September 2026 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Tikampost.id – Sejumlah pedagang starling (starbucks keliling) atau pedagang kopi keliling di kawasan Gading Serpong, Tangerang, mendatangi kantor pemasaran Summarecon pada Kamis (17/9/2026).

 

Kedatangan para pedagang tersebut dipicu dugaan tindakan intimidasi oleh oknum petugas keamanan yang bertugas di kawasan Mall Summarecon Serpong.

 

Informasi yang dihimpun, persoalan bermula ketika salah seorang pedagang starling mengaku termos berisi air panas miliknya diduga diambil oleh oknum petugas keamanan atau patroli yang sedang berjaga di kawasan tersebut. Peristiwa itu kemudian sempat memicu kericuhan.

 

Sejumlah pedagang yang didampingi beberapa warga asal Madura kemudian mendatangi kantor pemasaran Paramount untuk meminta penjelasan dan pertanggungjawaban terkait kejadian tersebut.

 

Mereka juga meminta pihak pengelola mengevaluasi kerja sama dengan perusahaan penyedia jasa keamanan (JIS), bahkan meminta agar kontrak kerja sama tersebut dipertimbangkan untuk dihentikan.

Baca Juga :  PENJEMPUTAN PAKSA TANPA PROSEDUR HUKUM YANG DILAKUKAN PENYIDIK POLRES METRO JAKARTA SELATAN JADI KONTROVERSIAL

 

Menurut para pedagang, kejadian serupa disebut bukan kali pertama terjadi. Mereka mengaku beberapa kali mendapatkan perlakuan yang dinilai sebagai intimidasi saat menjalankan aktivitas berjualan di kawasan tersebut.

Salah seorang pedagang starling, Zei, berharap pihak pengelola dapat mengambil langkah evaluasi terhadap petugas keamanan yang bertugas di lapangan.

 

“Kami mencari uang di sini, bukan mengemis atau meminta-minta. Kalau barang-barang kami diambil atau disita tanpa penjelasan yang jelas, tentu kami merasa keberatan,” ujar Zei.

 

Ia juga berharap para pedagang kopi keliling tetap diberikan ruang untuk mencari nafkah selama tidak mengganggu ketertiban umum.

Menurutnya, para pedagang memahami apabila terdapat kawasan tertentu yang memang dilarang untuk berjualan. Namun, ia meminta agar aturan tersebut disampaikan secara jelas dan diterapkan secara tertib.

Baca Juga :  H. Safriadi (Oyon) dan Hamzah Sulaiman Sepakat Tunaikan Visi misinya Untuk menunjukan wajah kota singkil lebih cemerlang.

 

“Kami hanya berharap diperbolehkan berjualan di area Gading Serpong selama tidak mengganggu ketertiban umum, tidak membuat jalan macet, tidak mengotori kawasan, dan tidak membuat keributan. Kalau memang ada lokasi yang dilarang, kami siap mengikuti aturan,” katanya.

 

Para pedagang berharap pihak pengelola dapat menindaklanjuti persoalan tersebut dan memberikan kejelasan mengenai aturan berjualan serta mekanisme penertiban di kawasan tersebut.

 

Hingga berita ini disusun, keterangan dari pihak pengelola kawasan dan perusahaan penyedia jasa keamanan terkait dugaan pengambilan barang serta tudingan intimidasi tersebut masih diperlukan untuk memperoleh keberimbangan informasi.

Penulis : Anang

Editor : Tikampost.id

Berita Terkait

Warga Kembali Datangi Toko yang Diduga Menjual Miras di Perbatasan Kalideres-Tangerang
Kebakaran Lapak Mebel di Cicayur 1 Bikin Warga Geger, Kerugian Ditaksir Rp20 Juta
Meriah! SDN Serut 1 Jember Gelar Kirab Maulid Nabi, Siswa dan Wali Murid Antusias”
Gudang Mebel di Cihuni Pagedangan Terbakar, Akses Mobil Damkar Sempat Terkendala Hajatan Warga
Haul Akbar Tambelangan Sampang, Ribuan Jamaah Hadiri Peringatan Syekh Muhammad Darwis dan Syekh Fathul Bari
16 SPT Tahun 2007 Diklaim Belum Diselesaikan PT WUL, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Warga Keluhkan Bau Menyengat dari Lapak Karet di Air Ringkih, Minta Pemerintah Turun Tangan
Tasyakuran dan Peresmian Tempat Belajar Baru SLB Perpenca Panti, Wujudkan Pendidikan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 17:29 WIB

Diduga Diintimidasi Oknum Security, Pedagang Starling Datangi Kantor Pemasaran Sumarecon

Kamis, 17 September 2026 - 10:25 WIB

Warga Kembali Datangi Toko yang Diduga Menjual Miras di Perbatasan Kalideres-Tangerang

Kamis, 17 September 2026 - 03:33 WIB

Kebakaran Lapak Mebel di Cicayur 1 Bikin Warga Geger, Kerugian Ditaksir Rp20 Juta

Senin, 14 September 2026 - 17:01 WIB

Meriah! SDN Serut 1 Jember Gelar Kirab Maulid Nabi, Siswa dan Wali Murid Antusias”

Minggu, 13 September 2026 - 13:54 WIB

Gudang Mebel di Cihuni Pagedangan Terbakar, Akses Mobil Damkar Sempat Terkendala Hajatan Warga

Berita Terbaru