Surat ke EVP KAI Daop 1 Tak Direspons, Warga Akan Laporkan Dugaan BTS di Zona Rel ke Ditjen Perkeretaapian

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menara BTS di Jalan Manyar, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, yang diduga berada di kawasan Ruang Milik Jalur (Rumija) perkeretaapian. Warga akan melaporkan persoalan tersebut ke Ditjen Perkeretaapian setelah surat yang dikirim ke PT KAI Daop 1 Jakarta belum mendapat tanggapan. (Foto: Istimewa)

Menara BTS di Jalan Manyar, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, yang diduga berada di kawasan Ruang Milik Jalur (Rumija) perkeretaapian. Warga akan melaporkan persoalan tersebut ke Ditjen Perkeretaapian setelah surat yang dikirim ke PT KAI Daop 1 Jakarta belum mendapat tanggapan. (Foto: Istimewa)

TANGERANG SELATAN, Tikampost.id – Seorang warga Kampung Cilalung, Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, berencana melaporkan dugaan keberadaan menara Base Transceiver Station (BTS) yang berada di kawasan jalur kereta api kepada Direktorat Jenderal Perkeretaapian (Ditjen Perkeretaapian) Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Selasa (17/6/2026).

Langkah tersebut diambil setelah surat yang sebelumnya disampaikan kepada Executive Vice President (EVP) PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta terkait dugaan penggunaan lahan di sekitar jalur rel kereta api hingga kini belum mendapatkan tanggapan resmi.

Melalui kuasa hukumnya, Abdul Basit, S.H., M.H., warga meminta agar dilakukan pemeriksaan dan verifikasi terhadap keberadaan menara BTS yang berlokasi di Jalan Manyar, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan.

Baca Juga :  Sosialisasi Perda Komoditas Perkebunan dan Buka Puasa Bersama PDIP Dharmasraya Dihadiri Ratusan Tokoh Masyarakat

Menurut Abdul Basit, lokasi menara tersebut diduga berada di kawasan Ruang Milik Jalur (Rumija) perkeretaapian yang memiliki pengaturan dan pembatasan khusus sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami sebelumnya telah menyampaikan surat kepada pihak KAI Daop 1 Jakarta untuk meminta klarifikasi dan penjelasan terkait status lahan serta keberadaan menara tersebut. Namun hingga saat ini belum ada tanggapan yang kami terima. Karena itu, kami mempertimbangkan untuk melaporkan persoalan ini kepada Ditjen Perkeretaapian agar dilakukan investigasi dan verifikasi secara resmi,” ujar Abdul Basit.

Baca Juga :  Operasi Pasar Pemkab Pulang Pisau: Upaya Redam Inflasi, Jaga Daya Beli Warga

Ia berharap Ditjen Perkeretaapian dapat melakukan pengecekan langsung ke lapangan guna memastikan posisi menara terhadap jalur rel, status lahan yang digunakan, serta kelengkapan perizinan yang dimiliki pihak terkait.

Selain itu, hasil verifikasi tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian hukum sekaligus menjawab keresahan masyarakat terkait dugaan pemanfaatan lahan di kawasan yang memiliki fungsi penting bagi keselamatan operasional perkeretaapian.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT KAI Daop 1 Jakarta belum memberikan keterangan resmi terkait surat yang telah disampaikan oleh warga tersebut.

 

Penulis : Srigiyanti

Editor : Tikampost

Sumber Berita: Media Antero

Berita Terkait

Wapimred Tikampost dan Kakam Bukit Gemuruh Ucapkan Selamat, Putra-Putri Kampung Lolos Jadi Prajurit TNI
Keselamatan Pelayaran Jadi Sorotan, KSOP Pulang Pisau Tekankan Kelaiklautan Kapal dan Kesiapan Awak
Semarak Maulid Nabi di Masjid Al Ghofur, Warga Cicayur 1 Pagedangan Kompak hingga Larut Malam
Lima Bulan Tanpa Kabar, Tikampost.id Pertanyakan Tindak Lanjut Laporan Dugaan Penyimpangan Rehab Sekolah Kemenag
26 Tahun Berdiri, SD Negeri 200508 Sibulutolang Masih Hadapi Keterbatasan, Warga Pertanyakan Tindak Lanjut Pemerintah
Bhabinkamtibmas Pekon Rata Agung Ajak Warga Bersama Jaga Kamtibmas
Dua Terduga Pelaku Pencurian Yamaha NMAX Ditangkap Tim URC Polres Dharmasraya di Tebo
Cegah Karhutla,Polres Dharmasraya Bagikan Masker dan Pamflet di Jalinsum

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 06:49 WIB

Wapimred Tikampost dan Kakam Bukit Gemuruh Ucapkan Selamat, Putra-Putri Kampung Lolos Jadi Prajurit TNI

Kamis, 24 September 2026 - 09:21 WIB

Keselamatan Pelayaran Jadi Sorotan, KSOP Pulang Pisau Tekankan Kelaiklautan Kapal dan Kesiapan Awak

Rabu, 23 September 2026 - 18:06 WIB

Lima Bulan Tanpa Kabar, Tikampost.id Pertanyakan Tindak Lanjut Laporan Dugaan Penyimpangan Rehab Sekolah Kemenag

Rabu, 23 September 2026 - 14:21 WIB

26 Tahun Berdiri, SD Negeri 200508 Sibulutolang Masih Hadapi Keterbatasan, Warga Pertanyakan Tindak Lanjut Pemerintah

Selasa, 22 September 2026 - 11:59 WIB

Bhabinkamtibmas Pekon Rata Agung Ajak Warga Bersama Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru