Jakarta – Tikampost.id
Paguyuban Info Warga Jember (IWJ) Jabodetabek menggelar kegiatan silaturahmi sekaligus rapat koordinasi di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (26/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat komitmen dalam menjalankan berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan bagi warga Jember yang berada di perantauan.
IWJ merupakan paguyuban yang berdiri sejak 16 Juli 2017 dan hingga kini terus berkembang sebagai wadah pemersatu warga Jember yang tinggal di wilayah Jabodetabek, meliputi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Ketua IWJ Jabodetabek, Suparto, mengatakan bahwa tujuan utama paguyuban ini adalah membangun kebersamaan serta mempererat tali persaudaraan antarwarga Jember yang merantau.
“Kami ingin IWJ menjadi paguyuban yang semakin kompak, guyub, dan mampu bersinergi dalam berbagai kegiatan sosial maupun kemanusiaan. Semangat kami sederhana, yakni mencari saudara di tanah rantau,” ujar Suparto.
Dalam pertemuan tersebut, para anggota juga membahas sejumlah program kemanusiaan yang akan terus dikembangkan. IWJ memiliki tim relawan yang siap memberikan pendampingan bagi warga Jember yang membutuhkan bantuan, termasuk proses pemulangan warga yang sakit maupun jenazah anggota dari luar daerah hingga ke kampung halaman.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi antaranggota agar pelayanan sosial kepada masyarakat dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan terorganisir.
Suparto turut mengajak seluruh warga Jember yang bekerja maupun menetap di wilayah Jabodetabek untuk bergabung bersama IWJ.

“Kami berharap setiap warga Jember di perantauan memiliki keluarga dan saudara yang siap saling membantu dalam keadaan suka maupun duka. Semoga seluruh anggota IWJ selalu diberikan kesehatan, keselamatan, dan keberkahan dalam menjalankan aktivitasnya,” tuturnya.
Pada kesempatan itu, Suparto juga menyampaikan salam hormat dari pendiri pertama IWJ di Jawa Timur, Hj. Habib Salim Alis, yang akrab disapa Pak Slamet. Menurutnya, sosok tersebut memiliki peran besar dalam meletakkan fondasi organisasi sehingga IWJ dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui semangat kekeluargaan, gotong royong, dan kepedulian sosial, IWJ berkomitmen untuk terus menjadi paguyuban yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi warga Jember di perantauan serta memperkuat nilai-nilai solidaritas di tengah masyarakat.
Penulis : Anang Febriyansyah
Editor : Tikampost











