PULANG PISAU, Tikampost.id – Warga Kelurahan Bereng, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, mengeluhkan kondisi lampu penerangan jalan umum (PJU) yang padam di wilayah mereka. Kondisi tersebut disebut telah berlangsung cukup lama tanpa adanya perbaikan dari pihak terkait.
Padamnya lampu PJU di kawasan Bereng membuat kondisi jalan pada malam hari menjadi gelap. Jalan tersebut diketahui kerap dilintasi masyarakat, sehingga dinilai membahayakan warga, khususnya para pengendara.
Selain berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas, kondisi jalan yang minim penerangan juga dinilai rawan tindak kejahatan jalanan.
Warga berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait segera mengambil langkah penanganan agar penerangan jalan kembali berfungsi normal.
“Kami hanya ingin lampu jalan segera diperbaiki. Jangan sampai masyarakat terus dirugikan karena jalan gelap setiap malam,” ujar salah seorang warga Bereng, Kamis (7/5/2026).
Selain persoalan penerangan jalan, warga juga mempertanyakan pengelolaan dana PJU yang selama ini dibayarkan masyarakat melalui tagihan listrik bulanan PLN.
Menurut warga, masyarakat tetap menjalankan kewajiban membayar iuran penerangan jalan, sehingga pelayanan yang diberikan seharusnya dapat dirasakan secara maksimal.
Warga juga meminta adanya keterbukaan informasi terkait anggaran pemeliharaan PJU di Kabupaten Pulang Pisau. Mereka berharap publik dapat mengetahui penggunaan dana yang bersumber dari pembayaran masyarakat tersebut.
Hingga berita ini ditulis, Kepala Bidang Tata Ruang Anas Riadi dan Kepala Dinas PUPR Pulang Pisau Iwan Hermawan belum memberikan respons saat dikonfirmasi Tikampost.id terkait transparansi pengelolaan dana lampu penerangan serta padamnya PJU.
(ROMI)









