TANGERANG, Tikampost.id — Suasana penuh kebersamaan terlihat di lingkungan Kampung Cicayur 1, Desa Pagedangan, Kabupaten Tangerang, saat warga menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Ghofur, Rabu (23/9/2026) malam.
Mengusung tema “Dari Maulid Nabi Muhammad SAW Menjadikan Kita Pribadi yang Istiqomah,” kegiatan tersebut tidak hanya diikuti masyarakat, tetapi juga dihadiri sejumlah unsur pemerintahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran keamanan setempat.
Perwakilan Camat Pagedangan, H. Ramdani, S.IP., S.Sos., M.Si., yakni Mad Yani, S.H., turut hadir bersama KH. Fiqih Noval Hamdzali, anggota DPRD Firman Maulana, S.IP., Babinsa Syahrudin, Bhabinkamtibmas Sukma, Ustaz Najmudin Hasbullah, serta ketua RT dan RW.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menambah semarak kegiatan yang berlangsung dalam suasana guyub dan penuh antusiasme. Warga dari berbagai kalangan tampak turut mengikuti rangkaian kegiatan hingga memasuki malam hari.

Selain tausiah dan rangkaian kegiatan keagamaan, suasana acara turut dimeriahkan penampilan Hadroh PG 03. Penampilan tersebut menjadi salah satu bagian yang menambah semarak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di tengah masyarakat.
Puncak kegiatan dimulai sekitar pukul 21.00 WIB dan berlangsung hingga selesai. Meski berlangsung hingga larut malam, rangkaian acara disebut berjalan lancar dengan dukungan panitia, jajaran DKM, unsur keamanan, tokoh masyarakat, serta pemuda dan pemudi setempat.
Panitia Masjid Al Ghofur, Kholik, menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme masyarakat yang tetap mengikuti kegiatan hingga selesai.
“Walaupun kegiatan berlangsung sampai larut malam, masyarakat tetap semangat dan antusias mengikuti acara. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar,” ujar Kholik.
Menurut panitia, kekompakan warga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan peringatan Maulid Nabi tersebut. Keterlibatan tokoh masyarakat, unsur pemerintahan, keamanan, serta generasi muda menunjukkan adanya kebersamaan dalam menjaga kegiatan keagamaan di lingkungan Cicayur 1.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW itu kemudian ditutup setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai. Panitia berharap momentum tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan menguatkan kebersamaan warga.
Penulis : Yayang Wahyu f
Editor : Tikampost.id











