Proyek Semenisasi Jalan di Desa Manusup Hulu Diprotes Warga

- Jurnalis

Jumat, 3 Oktober 2025 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuala Kapuas, TikamPost.id — Proyek pembangunan jalan semenisasi di Desa Manusup Hulu, Kabupaten Kapuas, menuai protes dari warga setempat. Sejak awal pekerjaan dimulai, kontraktor pelaksana, CV Putera Jaya Bersinar, dinilai tidak melibatkan tenaga kerja lokal.

 

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Jumat (3/10/2025), mengungkapkan kekecewaannya. Menurutnya, seluruh pekerja yang direkrut berasal dari luar desa, sehingga warga Manusup Hulu hanya menjadi penonton.

“Kami merasa kecewa karena tidak dilibatkan, padahal proyek ini berada di wilayah kami sendiri,” ujarnya.

Baca Juga :  Kapolres Dharmasraya Kunjungi Ketua Pemuda Tarandam, Ajak Warga Bantu Cari Pelaku Pembunuhan Anak Tiri

 

Warga juga mempertanyakan transparansi dan kualitas pekerjaan. Proyek dengan pagu dana Rp1,99 miliar dari Dinas PUPR Bidang Bina Marga Kabupaten Kapuas tahun anggaran 2025 itu disebut-sebut tidak sesuai dengan kontrak.

 

Jalan semenisasi sepanjang sekitar 1.100 meter dengan lebar tiga meter itu dinilai dikerjakan asal-asalan. “Kawat wiremesh hanya dipasang di bagian pinggir, sedangkan di tengah tidak ada sama sekali,” ungkap sumber tersebut.

Baca Juga :  *KAPOLDA LAMPUNG HADIRI PERINGATAN ISRA' MI'RAJ NABI MUHAMMAD SAW 1446 H*

Ia pun meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI segera melakukan audit terhadap proyek yang tercatat dalam kontrak nomor 600.1.8/1634/KTRK-BM/DAU/VII/DPUPR/2025 tertanggal 9 Juli 2025.

 

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kapuas, Hargatin ST, MT, melalui Heni Mariati ST, saat dikonfirmasi, menyarankan agar menghubungi pejabat bernama Robin. Namun, hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum berhasil ditemui.

 

Penulis sariansyah

 

 

Berita Terkait

Selamat dan Sukses, Marnentinus Dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Barat
KSOP Pulang Pisau Serahkan 37 E-Pas Kecil kepada Nelayan Kapuas, Dorong Legalitas dan Keselamatan Pelayaran
Tempat Pijat di Cengkareng Kembali Beroperasi, Warga Soroti Dugaan Aktivitas Menyimpang
Kapolres Pesisir Barat Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat
Pembangunan Koperasi Merah Putih di Blambangan Umpu Disorot, Tidak Ditemukan Papan Proyek dan Diduga Gunakan Sambungan Listrik Nonprosedural
Jalan Tanggul Timur Kapuk Ditutup Permanen oleh Ahli Waris, Tuntut Penyelesaian Status Lahan 45 Tahun Belum Dibayar
Wapimpred Tikam Post Desak APH Tindak Tegas Dugaan Tambang Batu Ilegal di Bukit Gemuruh
Rencana TPS di Bereng Dikritik, Dinilai Berpotensi Picu Kecelakaan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:11 WIB

Selamat dan Sukses, Marnentinus Dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Barat

Kamis, 16 April 2026 - 13:37 WIB

KSOP Pulang Pisau Serahkan 37 E-Pas Kecil kepada Nelayan Kapuas, Dorong Legalitas dan Keselamatan Pelayaran

Selasa, 14 April 2026 - 17:42 WIB

Tempat Pijat di Cengkareng Kembali Beroperasi, Warga Soroti Dugaan Aktivitas Menyimpang

Senin, 13 April 2026 - 16:42 WIB

Kapolres Pesisir Barat Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat

Senin, 13 April 2026 - 15:50 WIB

Pembangunan Koperasi Merah Putih di Blambangan Umpu Disorot, Tidak Ditemukan Papan Proyek dan Diduga Gunakan Sambungan Listrik Nonprosedural

Berita Terbaru