7 WNA Filipina Tahanan PSDKP Tahuna Kabur, Diduga Manfaatkan Kapal Barang Bukti

- Jurnalis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TikamPost.id, Tahuna – Sebanyak tujuh warga negara asing (WNA) asal Filipina dilaporkan kabur dari tahanan Stasiun PSDKP Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, pada Kamis (25/9/2025). Mereka sebelumnya ditahan karena diduga melakukan praktik illegal fishing di perairan Indonesia.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, para tahanan melarikan diri dengan menggunakan kapal penangkap ikan yang sebelumnya dijadikan barang bukti. Peristiwa ini kembali memunculkan sorotan terkait lemahnya pengawasan di tubuh PSDKP Tahuna.

Adapun identitas tujuh WNA Filipina yang kabur yaitu:

1. Glyn E Salutan (40), Balongonan Jose Abad Santos, Davao Occidental.

2. Jun Tempomisa (46), Laker, Saranggani.

3. Ricardo Barimbad Lariego Jr (42), Purol Juanico Ville Lun Padidu, Malapatan, Saranggani Province.

Baca Juga :  KADIS PUPR TANWIR OPTIMISTIS PROYEK DAPAT SEGERA DISELESAIKAN DI PESISIR BARAT.

4. Lindo Barimbad Lariego Jr (45), Purol Juanico Ville Lun Padidu, Malapatan, Saranggani Province.

5. Jerman Mahare Tempomisa (20), Laker, Saranggani.

6. Reymar Salcor Salutan (37), Larunto Labangal, General Santos City.

7. RP Barimbad Lariego Jr (32), Purol Juanico Ville Lun Padidu, Malapatan, Saranggani Province.

 

Ketujuhnya ditangkap aparat PSDKP pada awal September 2025 saat beroperasi menggunakan kapal fuso di perairan Sangihe. Barang bukti kapal yang digiring ke Tahuna itu diduga milik seorang warga Talaud berinisial F.M, yang disebut kerap terlibat praktik jual beli ikan ilegal lintas batas Filipina–Indonesia.

Baca Juga :  POLRES DHARMASRAYA GELAR KONFERENSI PERS UNGKAP KASUS MENONJOL SELAMA MARET 2025, DUA PELAKU CURAS DIAMANKAN

“Para tahanan ini diduga terlibat aktivitas illegal fishing dan perdagangan ikan lintas negara,” ungkap seorang sumber terpercaya, Jumat (26/9/2025).

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PSDKP Tahuna belum memberikan keterangan resmi. Konfirmasi yang dilayangkan kepada Ketua Tim Kerja Intelijen dan Sumber Daya Perikanan PSDKP Tahuna, Stevenly A. Takapaha, S.Pi, juga belum mendapat jawaban.

Kasus kaburnya tujuh WNA Filipina ini menambah daftar kelalaian PSDKP Tahuna. Sebelumnya, instansi ini sempat menuai kritik usai melepas KM MJ Moro Ami, kapal berbendera Filipina bermuatan rokok, setelah dinyatakan tidak terbukti melakukan pelanggaran pidana.

# mike towira

Berita Terkait

KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Bersandar di Merak, Seluruh Penumpang Berhasil Dievakuasi
Puluhan Paket Ganja Disita, Kapolres Dharmasraya Pimpin Langsung Penangkapan Terduga Pengedar.
Polsek Ngaras Gencarkan Patroli Preventif, Sampaikan Imbauan Kamtibmas kepada Masyarakat
Subuh Keliling, Polsek Ngaras Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
PT Intan Fajar Persada Diresmikan di Bukit Gemuruh, Mulai Beroperasi 20 Oktober
Riswanto Basuki, M.Mar.E., M.M., Sampaikan Ucapan Selamat atas Pelantikan Faber Panjaitan sebagai Kepala KSOP Pulang Pisau
Lahan Bekas Karhutla Seluas 5,9 Hektare di Timpeh Ditanami Sawit, Polres Dharmasraya Pasang Garis Polisi
Kapolres Dharmasraya Pimpin Pengamanan Ibadah Minggu Kasih di Gereja HKBP Sungai Rumbai

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:10 WIB

KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Bersandar di Merak, Seluruh Penumpang Berhasil Dievakuasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Puluhan Paket Ganja Disita, Kapolres Dharmasraya Pimpin Langsung Penangkapan Terduga Pengedar.

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Polsek Ngaras Gencarkan Patroli Preventif, Sampaikan Imbauan Kamtibmas kepada Masyarakat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Subuh Keliling, Polsek Ngaras Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:52 WIB

PT Intan Fajar Persada Diresmikan di Bukit Gemuruh, Mulai Beroperasi 20 Oktober

Berita Terbaru