Antisipasi Banjir, Pemkot Jakbar Bongkar Bangunan Liar di Pakuwon

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Aktivitas Ekskavator sedang mebongkar Bangunan Liar di Pakuwon, Cengkareng Timur

Foto Aktivitas Ekskavator sedang mebongkar Bangunan Liar di Pakuwon, Cengkareng Timur

JAKARTA, Tikampost.id – Petugas gabungan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat menertibkan belasan bangunan liar (bangli) semi permanen yang berdiri di atas saluran air di Jalan Pakuwon, RW 03, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Kamis (7/5/2026).

Penertiban dilakukan untuk mengembalikan fungsi saluran air agar kembali optimal dan mengurangi potensi genangan maupun banjir di kawasan tersebut.

Dalam kegiatan itu, petugas mengerahkan alat berat ekskavator serta sekitar 50 personel gabungan dari Satpol PP, Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA), Bina Marga, unsur tiga pilar, PPSU, dan instansi terkait lainnya.

Satu per satu bangunan semi permanen dibongkar menggunakan ekskavator. Bangunan yang ditertibkan merupakan lapak pedagang seperti warung makan, tambal ban, hingga usaha kecil lainnya.

Baca Juga :  Wabup Sangihe “Bersembunyi”? Etika Birokrasi Dipertanyakan!

Plt Camat Cengkareng, Simson Hutagalung mengatakan, penataan dilakukan agar saluran eksisting dapat kembali berfungsi maksimal.

“Penertiban bangunan yang berada di atas saluran di daerah Pakuwon ini wilayah RW 03 Kelurahan Cengkareng Timur. Rencananya kita akan melakukan penataan agar saluran eksisting saat ini kembali berfungsi seperti sedia kala sepanjang kurang lebih 380 meter hingga berbatasan dengan Kelurahan Kapuk,” ujar Simson Kepada media.

Menurut Simson, sebelum penertiban dilakukan, sebanyak 11 bangunan telah dibongkar secara mandiri oleh pemiliknya. Sementara bangunan lainnya dibongkar petugas menggunakan alat berat.

Baca Juga :  Harga Telur Anjlok, Peternak dan Agen Keluhkan Biaya Pakan yang Terus Naik

“Selama ini bangunan tersebut berada di atas saluran. Kita tahu di daerah Pakuwon ini hujan sedikit saja akan terjadi genangan ataupun banjir,” katanya.

Ia menambahkan, penataan kawasan dilakukan melalui koordinasi antara pihak kelurahan, kecamatan, dan Sudis SDA untuk memastikan aliran air kembali lancar.

“Bangunan ini digunakan untuk berdagang, seperti warung makan, tambal ban, maupun usaha lainnya,” tambahnya.

Usai penertiban, petugas juga akan melakukan pengerukan sedimen lumpur di saluran tersebut. Langkah itu diharapkan dapat memperlancar aliran air dan meminimalisasi banjir maupun genangan saat hujan turun.

(Rwn)

Berita Terkait

Kapolres Dharmasraya Hadiri Pawai HUT ke-81 RI di Pulau Punjung Bersama Bupati dan Forkopimda.
Sejumlah Tokoh Bentuk BCW, Fokus Awasi Kepabeanan dan Cukai Indonesia
Proyek Pengurukan Digua Tanpa Izin Uruk Rumah Janda Lansia 75 Tahun
Meriahkan HUT ke-81 RI, Ketua RW 010 Edi Susanto Gelar Hiburan Dangdut buat Warga Kapuk Bergoyang
Meriahkan HUT RI ke-81, Kadis Kominfo Way Kanan Yusron Lutfi Naik Reog Ponorogo, Disambut Tepuk Tangan Penonton
Yandri Nalle Kecam Pernyataan Bimo soal Camat Kresek: Jangan Bangun Opini Tanpa Data
Rokok Diduga Tanpa Pita Cukai Marak Dijual di Cengkareng Timur
Warga Handel Negara Desa Sei Pitung Minta Pemkab Kapuas Segera Perbaiki Delapan Jembatan

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:35 WIB

Kapolres Dharmasraya Hadiri Pawai HUT ke-81 RI di Pulau Punjung Bersama Bupati dan Forkopimda.

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Sejumlah Tokoh Bentuk BCW, Fokus Awasi Kepabeanan dan Cukai Indonesia

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:53 WIB

Meriahkan HUT ke-81 RI, Ketua RW 010 Edi Susanto Gelar Hiburan Dangdut buat Warga Kapuk Bergoyang

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Meriahkan HUT RI ke-81, Kadis Kominfo Way Kanan Yusron Lutfi Naik Reog Ponorogo, Disambut Tepuk Tangan Penonton

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Yandri Nalle Kecam Pernyataan Bimo soal Camat Kresek: Jangan Bangun Opini Tanpa Data

Berita Terbaru