WAY KANAN — Seorang warga Kampung Bandar Sari, Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, bernama Rama, diduga menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan di depan Pasar Way Tuba, Kamis (20/8/2026).
Peristiwa tersebut diduga melibatkan sejumlah orang. Berdasarkan keterangan saksi dan pihak keluarga korban yang dihimpun awak media, salah satu pihak yang diduga terlibat disebut memiliki hubungan keluarga dengan seorang anggota DPRD Kabupaten Way Kanan. Namun, informasi tersebut masih memerlukan konfirmasi dari pihak-pihak terkait.
Saksi mata, Ahmad Bilal Ramadhan, mengatakan peristiwa bermula ketika Rama meminta dirinya untuk menemani pulang. Saat tiba di kawasan depan Pasar Way Tuba, Rama disebut tiba-tiba dihentikan oleh sejumlah orang hingga terjadi adu mulut.
«“Awalnya Rama minta saya temani pulang. Pas di depan Pasar Way Tuba, tiba-tiba Rama dihadang rombongan pelaku dan langsung terjadi adu mulut,” ujar Ahmad kepada awak media, Kamis (20/8/2026).»
Adu Mulut Berujung Dugaan Pengeroyokan
Menurut keterangan saksi dan korban, perselisihan tersebut diduga dipicu persoalan suara kendaraan bermotor. Salah satu pihak disebut keberatan dengan suara motor yang dikendarai Rama.
Rama, menurut keterangan yang disampaikan kepada awak media, membantah bahwa kendaraannya menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan berlebihan. Ia menyebut motor yang dikendarainya masih menggunakan knalpot standar.
Perselisihan kemudian diduga memanas hingga berujung pada tindakan kekerasan terhadap Rama. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, terdapat sekitar tujuh orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

Sejumlah nama atau inisial telah disebutkan oleh pihak korban dan saksi. Namun, seluruh identitas tersebut masih berstatus dugaan dan belum dapat dipastikan kebenarannya secara independen.
Keluarga Korban Tempuh Jalur Hukum
Pasca kejadian, keluarga Rama dilaporkan telah membuat laporan ke Polsek Way Tuba untuk meminta penanganan dan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Pihak keluarga berharap kepolisian dapat segera melakukan penyelidikan, memeriksa para pihak yang terlibat, serta mengusut secara transparan dugaan penganiayaan tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari Polsek Way Tuba mengenai laporan maupun perkembangan penanganan perkara tersebut.
Media ini akan terus memantau perkembangan kasus dan memberikan ruang kepada seluruh pihak yang disebut atau berkaitan dengan perkara ini untuk memberikan klarifikasi.
Lokasi: Depan Pasar Way Tuba, Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Way Kanan
Sumber: Keterangan saksi Ahmad Bilal Ramadhan, korban Rama dan keluarga korban.
Penulis : Tim/red
Editor : Tikampost











