Kabupaten Tangerang, Tikampost.id — Kebakaran terjadi di sebuah lapak mebel yang berada di Kampung Cicayur 1, RT 05/RW 03, pada Rabu (16/9/2026). Peristiwa tersebut sempat membuat warga sekitar panik.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi saat pemilik lapak mebel, Candra, sedang tidak berada di lokasi. Api kemudian membesar dan melahap sejumlah barang yang berada di dalam lapak.
Dugaan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh masalah pada kabel listrik. Selain itu, penggunaan obat nyamuk juga disebut-sebut menjadi salah satu kemungkinan pemicu. Namun, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Seorang warga, Agus, yang mengetahui kejadian tersebut mengaku terkejut saat melihat api mulai membesar. Warga bersama Ketua RT dan sejumlah masyarakat sekitar kemudian berupaya melakukan pemadaman sambil menunggu petugas pemadam kebakaran tiba.
Satu unit mobil pemadam kebakaran dari Paramount Land dengan tujuh orang petugas beserta komandan regu dikerahkan ke lokasi. Petugas bersama warga melakukan upaya pemadaman hingga api berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam.

Warga lainnya, Gugun, bersama Ketua RT turut membantu proses pemadaman. Menurutnya, api dapat segera diketahui sehingga penanganan bisa dilakukan dengan cepat.
“Untungnya kejadian ini cepat diketahui warga. Kalau terlambat, bisa lebih parah,” ujar Gugun.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, sejumlah barang di dalam lapak ikut terbakar, di antaranya furnitur pesanan pelanggan serta sejumlah dokumen dan barang pribadi berupa KTP, kartu ATM, STNK, SIM, dan kunci kendaraan.
Kerugian akibat kejadian tersebut sementara ditaksir mencapai sekitar Rp20 juta.
Peristiwa ini menjadi perhatian bagi warga agar lebih berhati-hati dalam penggunaan instalasi listrik maupun benda-benda yang berpotensi menjadi sumber api. Warga juga diimbau memastikan peralatan listrik dan sumber api dalam kondisi aman untuk mencegah terjadinya kebakaran.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kebakaran masih belum dapat dipastikan dan menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
Penulis : Anang
Editor : Tikampost.id












