WAY KANAN,Tikampost.id – Bendungan Kampung Bandar Sari, Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, di laporkan mengalami kerusakan dan kurang mendapat perawatan. Kondisi tersebut dikhawatirkan mengganggu fungsi bendungan sebagai sumber irigasi bagi lahan pertanian warga, terutama saat musim tanam.
Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, sejumlah bagian tanggul terlihat retak dan mengalami longsor. Selain itu, saluran pembuangan air dipenuhi sampah serta tumbuhan liar yang menghambat aliran air. Hingga kini, belum terlihat adanya aktivitas perbaikan maupun pemeliharaan rutin di lokasi.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, kerusakan bendungan tersebut sudah berlangsung cukup lama. Menurutnya, perbaikan perlu segera dilakukan agar pasokan air ke area persawahan tidak terganggu.
“Kami minta untuk segera diperbaiki agar pengairan ke sawah lancar dan tidak terhambat,” ujarnya kepada awak media.
Menanggapi hal tersebut, awak media mengonfirmasi Camat Way Tuba, Yohanis, S.E., M.M. Ia membenarkan telah menerima laporan terkait kondisi bendungan di Kampung Bandar Sari.
“Kami sudah menerima informasi terkait kondisi bendungan di Kampung Bandar Sari. Untuk itu, kami meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) propinsi Lampung segera turun ke lapangan, melakukan pengecekan mendalam, dan menilai tingkat kerusakan serta penanganan yang dibutuhkan,” ujar Yohanis, S.E., M.M. saat dikonfirmasi, Minggu (19/7/2026).
Yohanis menambahkan, keberadaan bendungan tersebut sangat vital karena menjadi sumber pengairan bagi puluhan hektare lahan pertanian di wilayah tersebut. Ia berharap Dinas PUPR Provinsi Lampung dapat segera melakukan penanganan agar para petani tidak mengalami kerugian akibat terganggunya sistem irigasi.
Hingga berita ini diterbitkan, Dinas PUPR Provinsi Lampung belum dikonfirmasi terkait Bendungan yang disebut rusak dan dikeluhkan warga, kendati demikian tikampost.id akan berupaya mendapatkan keterangan resminya.
(Hendri Darmawan)










