Dharmasraya,tikampost.id.
Mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Dharmasraya, Polres Dharmasraya terus memperkuat kesiapsiagaan personel sekaligus meningkatkan langkah-langkah pencegahan.
Upaya tersebut ditandai dengan pelaksanaan apel kesiapsiagaan Satgas Anti Karhutla di sejumlah wilayah yang dinilai memiliki potensi kerawanan,yakni Kecamatan Sungai Rumbai, Koto Baru, Sitiung dan Pulau Punjung.

Apel kesiapsiagaan tersebut bertujuan memastikan kesiapan personel,sarana dan prasarana, serta memperkuat koordinasi antarunsur terkait dalam menghadapi kemungkinan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., M.H., mengatakan pihaknya mengedepankan langkah deteksi dini, patroli, edukasi kepada masyarakat, serta respons cepat apabila ditemukan titik api maupun lokasi yang berpotensi terjadi karhutla.
“Upaya pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,ujarnya.
Dalam upaya memperkuat pencegahan,Polres Dharmasraya juga menggandeng berbagai elemen masyarakat. Salah satunya melalui Deklarasi Komunitas Trail Kabupaten Dharmasraya yang menyatakan komitmennya untuk turut membantu kepolisian dalam melakukan patroli dan pemantauan di wilayah yang rawan karhutla.
Keterlibatan komunitas trail dinilai menjadi dukungan strategis karena kendaraan trail memiliki mobilitas yang cukup tinggi dan mampu menjangkau kawasan yang sulit dilalui kendaraan biasa, seperti wilayah perkebunan, perbukitan maupun kawasan yang jauh dari permukiman.
Dengan dukungan tersebut, informasi terkait potensi kebakaran diharapkan dapat diketahui lebih cepat sehingga bisa segera dilaporkan kepada petugas untuk dilakukan penanganan.
Polres Dharmasraya menilai sinergi antara Polri, pemerintah daerah, masyarakat, komunitas dan seluruh pemangku kepentingan merupakan bagian penting dalam upaya mencegah serta menanggulangi karhutla.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan. Apabila menemukan aktivitas pembakaran maupun titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran,masyarakat diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang.
Bersama bergerak,bersama mencegah.Jaga hutan dan lahan, cegah karhutla di Dharmasraya.
Penulis : Hasannudin
Editor : Tikampost











