WAY KANAN — Tikampost.id — Kemacetan terjadi di sekitar SPBU Bumi Ratu, Kecamatan Umpu Semenguk, Kabupaten Way Kanan, Minggu (6/9/2026). Antrean kendaraan yang cukup panjang membuat arus lalu lintas di sekitar area SPBU mengalami kepadatan.
Sejumlah pengendara menduga kepadatan tersebut berkaitan dengan banyaknya kendaraan yang mengantre untuk mendapatkan BBM bersubsidi. Kondisi itu disebut bukan kali pertama terjadi dan dinilai mengganggu kelancaran arus lalu lintas di sekitar SPBU.
Salah seorang pengendara yang ditemui awak media dan meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengatakan, antrean kendaraan di lokasi tersebut kerap terjadi.
“Hal ini sering terjadi akibat banyaknya pengecer BBM sehingga menghambat lalu lintas di sini,” ujar pengendara tersebut kepada awak media, Minggu (6/9/2026).
Panjang antrean kendaraan membuat akses keluar-masuk SPBU hingga ruas jalan di sekitarnya mengalami kepadatan. Sejumlah pengendara yang melintas mengaku harus memperlambat laju kendaraan dan menunggu hingga antrean kembali terurai.
Fenomena tersebut juga menimbulkan perhatian terkait dugaan pembelian BBM bersubsidi dalam jumlah tertentu untuk kemudian dijual kembali secara eceran. Namun, terkait dugaan tersebut, diperlukan keterangan dan verifikasi lebih lanjut dari pihak pengelola SPBU maupun instansi berwenang.
BBM bersubsidi pada prinsipnya diperuntukkan bagi masyarakat dan kelompok pengguna yang memenuhi ketentuan. Karena itu, apabila terdapat dugaan penyalahgunaan dalam proses distribusinya, diperlukan pengawasan dan penertiban sesuai aturan yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, Tikampost.id masih berupaya meminta konfirmasi kepada pihak pengelola SPBU Bumi Ratu serta instansi terkait mengenai kondisi antrean, dugaan aktivitas pengecer BBM bersubsidi, dan langkah penanganan yang akan dilakukan.
Masyarakat berharap pihak terkait dapat melakukan pengawasan dan mengambil langkah yang diperlukan agar distribusi BBM bersubsidi tetap tepat sasaran sekaligus tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas di sekitar SPBU.
Penulis : Ngatimin
Editor : Tikampost










