TIKAMPOST, TANGERANG – Kehadiran sejumlah debt collector (DC) atau penagih utang di kawasan area parkir QBig BSD City, Tangerang, menuai sorotan. Pasalnya, aktivitas tersebut dinilai mengganggu kenyamanan pengunjung yang berada di lokasi. Sabtu (31/10/2026)
Peristiwa tersebut mendapat perhatian dari petugas keamanan setempat. Salah satu petugas keamanan, Tondi, meminta agar tidak terjadi keributan di area parkir, mengingat kawasan tersebut merupakan fasilitas umum yang harus dijaga keamanan dan kenyamanannya.
Tondi menegaskan, persoalan yang terjadi merupakan masalah internal sehingga sebaiknya diselesaikan di luar area parkir atau melalui jalur hukum dengan mendatangi kantor kepolisian.
“Kami berharap persoalan ini dapat diselesaikan di luar area parkir atau di kantor polisi. Jangan sampai menimbulkan keributan yang dapat mengganggu kenyamanan pengunjung,” ujar Tondi.
Ia juga menegaskan bahwa pihak keamanan akan mengambil tindakan tegas apabila kejadian serupa kembali terulang.

“Jika kejadian seperti ini kembali terulang, kami selaku petugas keamanan akan bertindak tegas. Tugas kami adalah menjaga keamanan serta memberikan rasa nyaman kepada seluruh pengunjung,” tegasnya.
Sementara itu, pihak debt collector yang disebut dalam peristiwa tersebut, yakni seseorang berinisial atau dikenal dengan sebutan Mister X, disebut bersikap kooperatif. Pihak yang bersangkutan menyatakan akan menyelesaikan persoalan tersebut dan tidak mengulangi tindakan memasuki area parkir.
Di sisi lain, pengunjung yang merasa terganggu meminta agar persoalan tersebut diselesaikan melalui kantor kepolisian dengan melibatkan keempat orang debt collector yang berada di lokasi.
Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah terjadinya keributan serupa sehingga situasi keamanan dan kenyamanan di kawasan QBig BSD City tetap terjaga.
Penulis : Yayang Wahyu.F
Editor : Tikampost.id











