Bangunan di Pinggir Kali Apuran Kapuk Dibongkar, Warga Berburu Besi Bekas

- Jurnalis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah warga berburu besi bekas dari puing-puing bangunan yang dibongkar di bantaran Kali Apuran, RT 008/RW 012, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat

Sejumlah warga berburu besi bekas dari puing-puing bangunan yang dibongkar di bantaran Kali Apuran, RT 008/RW 012, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat

JAKARTA,TIKAMPOST.id – Sejumlah warga berburu besi bekas dari puing-puing bangunan yang dibongkar di bantaran Kali Apuran, RT 008/RW 012, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (27/10/2026).

Pantauan di lokasi, besi-besi bekas tersebut masih tertanam di dalam beton sisa bangunan. Warga pun berupaya mengeluarkan besi menggunakan peralatan seadanya seperti, palu, linggis, gergaji besi.

Salah satu warga,Asep, yang ditemui di lokasi mengatakan, besi bekas yang berhasil dikumpulkan nantinya dijual dengan harga sekitar Rp6.000 per kilogram.

“Lumayan, besinya sayang kalau tidak dimanfaatkan. Bisa dijual ke lapak besi tua dengan harga sekitar Rp6.000 per kilogram,” ujar Asep.

Baca Juga :  Wabup Leli Arni Pimpin Kunjungan Kedua Tim 2 Safari Ramadhan di Batu Rijal, Serap Aspirasi Tower dan Irigasi

Aktivitas warga mengumpulkan besi bekas tersebut berlangsung saat Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat membongkar sejumlah bangunan di bantaran Kali Apuran.

Pembongkaran Bangunan dilakukan untuk mendukung pembangunan rumah pompa sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir.

Sebelum pembongkaran dilakukan, pemilik bangunan telah direlokasi ke Rumah Susun Cinta Kasih Buddha Tzu Chi di Cengkareng Timur.

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, mengatakan pembongkaran bangunan hunian tersebut merupakan bagian dari upaya mengembalikan fungsi lahan aset milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Lahan itu rencananya akan dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur pengendali banjir.

Baca Juga :  Es Kue Jadul Berbahan Spons yang Viral di Kemayoran Hoaks, Polisi Pastikan Aman Dikonsumsi

“Karena itu, kami dari jajaran kota berupaya melakukan intervensi. Secara bertahap, kami melakukan edukasi, sosialisasi, dan pendekatan yang kondusif kepada masyarakat agar mau direlokasi,” kata Iin, Selasa (27/10/2026).

Iin menjelaskan, berdasarkan pendataan, terdapat 31 bangunan milik warga di kawasan bantaran hilir Kali Apuran yang terdampak revitalisasi. Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat telah memfasilitasi relokasi terhadap 31 pemilik bangunan ke Rusun Cinta Kasih Buddha Tzu Chi.

 

(Rwn/kbr)

Berita Terkait

Jembatan Sentong Bondowoso Jadi Sorotan, Jalur Alternatif Mulai Diaspal
Ketua PWI Jaya Buka OKK Angkatan ke-25, Tegaskan Wartawan Harus Bisa Menulis
Mursalin, S.H. Resmi Jadi Penasehat PWGK-KRESEK, Alex Sibti Perkuat Soliditas Organisasi
Ketua PWGK-KRESEK Desak Camat Udin dan Plt PPTK Gunung Kaler Tegas Awasi Proyek APBD 2026
Pengurus Truk Keluhkan pengambilan STNK yang di Tilang Disebut Belum Disetor ke Polresta Bandung
Kelurahan Kapuk kembali Membantu Merelokasi Warga Terdampak Pembangunan Rupom Kali Apuran
Pejabat Publik Aktif Publikasi di Medsos Tak Dapat Mengganti Fungsi Sosial Kontrol
Muhamad Amud Minta Maaf kepada Wartawan, Tegaskan DPRD Terbuka bagi Insan Pers

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Jembatan Sentong Bondowoso Jadi Sorotan, Jalur Alternatif Mulai Diaspal

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Bangunan di Pinggir Kali Apuran Kapuk Dibongkar, Warga Berburu Besi Bekas

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:15 WIB

Ketua PWI Jaya Buka OKK Angkatan ke-25, Tegaskan Wartawan Harus Bisa Menulis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Mursalin, S.H. Resmi Jadi Penasehat PWGK-KRESEK, Alex Sibti Perkuat Soliditas Organisasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Ketua PWGK-KRESEK Desak Camat Udin dan Plt PPTK Gunung Kaler Tegas Awasi Proyek APBD 2026

Berita Terbaru