WAY KANAN, Tikampost.id – Maraknya aksi pembegalan kendaraan bermotor di sejumlah titik wilayah Kabupaten Way Kanan, Lampung, dalam beberapa waktu terakhir, menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Kondisi tersebut dinilai telah mengganggu rasa aman warga saat beraktivitas, baik pada siang maupun malam hari.
Menanggapi situasi tersebut, Wakil Pimpinan Redaksi Tikampost.id, Hendri Darmawan, mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polres Way Kanan beserta jajarannya, untuk segera mengambil langkah konkret dalam menekan angka kriminalitas, khususnya tindak pidana pembegalan.
Dalam keterangannya pada Selasa (28/7/2026), Hendri mengaku prihatin atas meningkatnya dugaan kasus perampasan kendaraan bermotor yang disertai aksi kekerasan terhadap korban.
“Kami menerima berbagai informasi dan laporan dari masyarakat terkait dugaan aksi pembegalan yang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Way Kanan. Peristiwa tersebut menimbulkan rasa takut dan mengurangi kenyamanan masyarakat saat melintas di jalan raya,” ujarnya.
Menurut Hendri, para pelaku diduga semakin nekat dalam menjalankan aksinya. Tidak hanya beroperasi pada malam hari, aksi kejahatan tersebut juga disebut-sebut terjadi pada siang hari di ruas jalan yang kerap dilalui masyarakat.
Ia menegaskan bahwa tindakan perampasan dengan kekerasan merupakan tindak pidana yang harus ditindak secara tegas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), tindak pidana perampasan dengan menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan terhadap orang lain dapat dikenakan sanksi pidana. Apabila perbuatan tersebut dilakukan dengan keadaan yang memberatkan, seperti menggunakan senjata atau mengakibatkan korban mengalami luka berat maupun meninggal dunia, ancaman pidananya dapat menjadi lebih berat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Kami berharap Polres Way Kanan bersama seluruh jajaran meningkatkan patroli rutin, memperkuat pengamanan di titik-titik rawan, serta bersinergi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Keamanan masyarakat harus menjadi prioritas,” tegas Hendri.
Selain itu, Hendri juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan, menghindari melintas seorang diri di lokasi yang sepi, terutama pada malam hari, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila melihat atau mengalami tindak kejahatan.
“Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan. Sementara itu, kami sebagai media akan terus menjalankan fungsi kontrol sosial dengan menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang demi kepentingan publik,” pungkasnya.
Penulis : Redaksi
Editor : Tikampost











