KUALA KAPUAS, Tikampost.id — Sikap Kepala SMA Negeri 1 Kapuas Hilir berinisial M menjadi sorotan setelah sejumlah awak media mengaku kesulitan menemui yang bersangkutan untuk melakukan konfirmasi maupun silaturahmi.
Seorang warga yang meminta identitasnya disamarkan dengan nama Busrin mengatakan, upaya wartawan untuk menemui kepala sekolah tersebut disebut telah beberapa kali dilakukan. Namun, menurut keterangannya, yang bersangkutan kerap disebut tidak berada di sekolah.
“Sudah beberapa kali wartawan datang untuk bertemu, baik untuk konfirmasi maupun silaturahmi, tetapi selalu tidak bisa ditemui,” ujar Busrin kepada awak media, Senin (24/8/2026).
Busrin menilai, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian pihak terkait agar komunikasi antara pihak sekolah dan insan pers dapat berjalan dengan baik.
“Harapannya, jangan sampai ada kepala sekolah lain yang meniru sikap seperti itu,” tegasnya.

Sementara itu, awak media yang mencoba menemui Kepala SMA Negeri 1 Kapuas Hilir sekitar pukul 10.30 WIB, Senin (24/8/2026), mendapati sosok yang disebut sebagai Kepala Sekolah berinisial M berada di lingkungan sekolah.
Saat itu, M disebut hendak memasuki ruang kerjanya. Namun, ketika melihat keberadaan awak media di halaman sekolah, yang bersangkutan tidak jadi masuk ke ruangannya dan kemudian berpindah ke ruangan lain.
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai alasan Kepala SMA Negeri 1 Kapuas Hilir sulit ditemui ketika awak media hendak melakukan konfirmasi.
Awak media juga berharap Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah dapat memberikan perhatian terhadap persoalan tersebut, khususnya terkait pentingnya komunikasi dan keterbukaan informasi antara lembaga pendidikan dengan insan pers.
Sebagaimana diketahui, kerja jurnalistik memiliki landasan hukum melalui Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, sementara keterbukaan informasi publik diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala SMA Negeri 1 Kapuas Hilir berinisial M belum memberikan keterangan terkait alasan dirinya sulit ditemui oleh awak media. Ruang klarifikasi tetap terbuka untuk memberikan penjelasan maupun hak jawab sesuai ketentuan jurnalistik.
Penulis : Moh. Sariansyah
Editor : Tikampost











