Rumbia Aceh Barat: Dari Buah Melimpah ke Sumber Ekonomi Alternatif

- Jurnalis

Senin, 9 Juni 2025 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meulaboh, Aceh Barat – Kabupaten Aceh Barat, yang dulunya terkenal sebagai penghasil buah rumbia dalam jumlah besar hingga ke Banda Aceh, kini hanya menyisakan kenangan. Selama 15 tahun terakhir, pohon rumbia di daerah ini tak lagi berbuah.

 

Hal ini memaksa para pedagang buah rumbia, seperti G.D. dari Gampong Cot Ploh, Kecamatan Sama Tiga, untuk beralih profesi. G.D. kini mencari nafkah dengan menangkap udang di sungai, menghasilkan 5-8 kg udang per hari dengan harga jual Rp 12.000/kg. Meskipun penghasilannya tak sebesar dulu, ia tetap bersyukur.

Baca Juga :  SI JAGO MERAH MENGHANGUSKAN 5 RUKO DI KABUPATEN DHARMASRAYA SUMATRA BARAT

Namun, hilangnya buah rumbia bukan berarti berakhirnya nilai ekonomi pohon tersebut. Batang rumbia, yang juga dikenal sebagai batang sagu, masih dimanfaatkan sebagai makanan tambahan, pakan ternak ayam dan itik. Adi, warga Dusun Mon Kulu, Gampong Ladang, menjelaskan bahwa batang rumbia dijual seharga Rp 70.000/batang atau Rp 25.000/meter (potongan 1 meter) kepada peternak di sekitar Kecamatan Sama Tiga. Daun rumbia pun masih memiliki nilai ekonomi sebagai bahan atap rumah (atap rumbia), dengan harga Rp 6.000/gagang.

Baca Juga :  Kondisi SDN 1 Pulau Kupang Memprihatinkan: Gedung Rusak, Halaman Tergenang Banjir

 

Meskipun buah rumbia telah lenyap, masyarakat Aceh Barat telah berhasil menemukan sumber ekonomi alternatif dari bagian lain pohon rumbia, menunjukkan daya adaptasi dan kreativitas dalam menghadapi perubahan.

(MUHIBBUL) 

Berita Terkait

Tamu Keluhkan Kondisi Marson Interkota Residence, Minta Pengelola dan Instansi Terkait Lakukan Evaluasi
Kapolres Dharmasraya Bentuk Program Ojek Kamtibmas, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat.
Bendungan di Way Tuba Rusak dan Tak Terawat, Warga Minta PUPR Lampung Segera Perbaiki
Kapolres Dharmasraya Satukan Persepsi Aparat Penegak Hukum Hadapi Implementasi KUHAP Baru.
Kapolres Dharmasraya Imbau Masyarakat Rayakan Final Piala Dunia 2026 dengan Aman, Tertib, dan Sportif
Kapolres Dharmasraya Sosialisasikan Commander Wish Kapolda Sumbar, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Prima
H. Alex Indra Lukman Minta Kelompok Tani Rawat Alsintan untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian Dharmasraya
Alek Indra Lukman Serahkan Bantuan Alsintan Rp23,13 Miliar untuk Petani Dharmasraya

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:22 WIB

Tamu Keluhkan Kondisi Marson Interkota Residence, Minta Pengelola dan Instansi Terkait Lakukan Evaluasi

Senin, 20 Juli 2026 - 23:02 WIB

Kapolres Dharmasraya Bentuk Program Ojek Kamtibmas, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat.

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:48 WIB

Bendungan di Way Tuba Rusak dan Tak Terawat, Warga Minta PUPR Lampung Segera Perbaiki

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:31 WIB

Kapolres Dharmasraya Satukan Persepsi Aparat Penegak Hukum Hadapi Implementasi KUHAP Baru.

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:20 WIB

Kapolres Dharmasraya Imbau Masyarakat Rayakan Final Piala Dunia 2026 dengan Aman, Tertib, dan Sportif

Berita Terbaru