Warga Way Kanan Kembali Temukan Makanan MBG Busuk dan Berbelatung, Pengawas Akui Kelalaian

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBG tidak layak komsumsi (foto Tikampost)

MBG tidak layak komsumsi (foto Tikampost)

Lampung, Tikampost.id – Warga Desa Bandar Sari, Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, Lampung, kembali menerima paket makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga tidak layak konsumsi dan ditemukan dalam kondisi memprihatinkan, termasuk adanya belatung pada sejumlah menu.

Salah satu warga, Nevi Rosita, mengaku menerima paket menu MBG dengan kondisi yang memprihatinkan. Ia menyebut buah yang diterima sudah membusuk. Sementara tempe dan ayam yang disertakan disebut belum dimasak dan dalam kondisi tidak layak.

“Buahnya sudah busuk dan tempenya masih mentah, ayamnya kecil belum dimasak ada belatung,” ujar Nevi kepada wartawan,(3/3/2026)

Baca Juga :  Tujuh Tokoh Penting MoU Paguyuban reg. 44  Ratas  ( Rapat Terbatas) Bahas Tanah register 44 Way kanan Lampung

Temuan tersebut memicu keresahan di kalangan warga. Mereka menilai kejadian serupa bukan kali pertama terjadi dalam program tersebut.

 

“Kondisi tidak layak konsumsi terjadi lebih dari sekali. Perlu ada evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan, penyimpanan, hingga proses distribusi,” kata warga lainnya.

Warga mempertanyakan standar pengawasan dan kelayakan makanan sebelum didistribusikan kepada masyarakat. Mereka menilai, sebagai program yang bertujuan meningkatkan asupan gizi, kualitas makanan seharusnya menjadi prioritas utama.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Sujito Bangun Jalan Tembus dengan Dana Pribadi

“Kalau memang untuk program gizi, kualitasnya harus benar-benar dijaga,” tambahnya.

Sementara itu, penanggung jawab program MBG, Ratu, saat dikonfirmasi mengakui adanya kelalaian dalam proses penyaluran makanan tersebut.

“Ini salah saya sebagai penanggung jawabnya, karena hal ini juga langsung tersebar luas,” kata Ratu

Namun, Ratu belum merinci penyebab makanan tidak layak konsumsi itu bisa lolos distribusi dan diterima warga.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari pihak terkait mengenai langkah evaluasi maupun tindak lanjut atas kejadian tersebut.

Penulis : Red

Editor : Tikampost

Berita Terkait

Bawaslu Dharmasraya Gelar Rapat Pengelolaan Kehumasan, Perkuat Sinergi Bersama Kominfo dan Media Massa
Bawaslu Dharmasraya Evaluasi Kinerja Kehumasan, Perkuat Publikasi dan Keterbukaan Informasi
Diduga Pekerjaan Tidak Sesuai Spesifikasi, Rehabilitasi Pelabuhan Nusantara Tahuna Rp90 Miliar Disorot
Marak Aksi Begal di Way Kanan, Wakil Pimpinan Redaksi Tikampost Desak Aparat Bertindak Tegas
Diduga Tak Pasang Plang Identitas dan Abaikan APD, Aktivitas Tambang PT Yuhuu Lengot Mandiri Disorot
SMP Negeri 2 Tamban Catur Terima Dana Revitalisasi Rp1,1 Miliar dari Kemendikbud
Musyawarah Warga Bandar Sari dan Perusahaan Tambang Capai Kesepakatan Atasi Permasalahan Debu
Kebakaran Toko Kue “Matahari” di Pasar Ciputat Timur, Kerugian Capai Rp70 Juta

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:56 WIB

Bawaslu Dharmasraya Gelar Rapat Pengelolaan Kehumasan, Perkuat Sinergi Bersama Kominfo dan Media Massa

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:51 WIB

Bawaslu Dharmasraya Evaluasi Kinerja Kehumasan, Perkuat Publikasi dan Keterbukaan Informasi

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:16 WIB

Diduga Pekerjaan Tidak Sesuai Spesifikasi, Rehabilitasi Pelabuhan Nusantara Tahuna Rp90 Miliar Disorot

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:10 WIB

Marak Aksi Begal di Way Kanan, Wakil Pimpinan Redaksi Tikampost Desak Aparat Bertindak Tegas

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:04 WIB

SMP Negeri 2 Tamban Catur Terima Dana Revitalisasi Rp1,1 Miliar dari Kemendikbud

Berita Terbaru