Banjir Mengintai, Warga Sri Menanti Way Kanan Terancam Jalani Ramadan di Tengah Air

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Kampung Sri Menanti, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, kembali dilanda banjir

Warga Kampung Sri Menanti, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, kembali dilanda banjir

Way Kanan, Lampung – Tikampost.id
Warga Kampung Sri Menanti, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, kembali dilanda banjir akibat luapan sungai yang melintasi wilayah tersebut. Kondisi banjir kian parah menyusul hujan berintensitas tinggi yang mengguyur kawasan Way Kanan selama sepekan terakhir.

Salah seorang warga Kampung Sri Menanti, Hendrik Iskandar, mengatakan ketinggian air pada Selasa (3/2/2026) berkisar antara 20 hingga 40 sentimeter. Ia memperkirakan, jika curah hujan terus meningkat, ketinggian air berpotensi mencapai satu meter atau setara pinggang orang dewasa.

“Saat ini ketinggian air masih berpotensi meningkat, karena banjir di Sri Menanti merupakan air kiriman dari Kecamatan Negeri Agung, Blambangan Umpu, Banjit, dan wilayah sekitarnya. Ditambah lagi, hujan masih terus mengguyur Kabupaten Way Kanan,” ujar Hendrik.

Ia menjelaskan, meskipun saat ini debit air masih tergolong normal, namun kondisi tersebut dapat berubah sewaktu-waktu apabila hujan deras terus berlangsung.

Baca Juga :  BADAN PENGAWAS PEMILU (BAWASLU)KABUPATEN DHARMASRAYA LAKSANAKAN RAPET EVALUASI PERENCANAAN DAN REVISI PROGRAM KEGIATAN DAN ANGGARAN PENGAWASAN DANA HIBAH 2024 KABUPATEN DHARMASRAYA.

“Kalau hujan deras tidak berhenti, debit air pasti naik. Saya memprediksi warga Kampung Sri Menanti berpeluang mengalami kebanjiran saat bulan Ramadan, bahkan hingga Idulfitri tahun ini,” ungkapnya.

Akibat banjir, sejumlah perkebunan milik warga yang berada di bantaran sungai dilaporkan mengalami kerusakan karena terendam air. Warga pun khawatir banjir akan semakin parah dan meluas ke permukiman.

Hendrik mengungkapkan, pada kejadian banjir beberapa tahun sebelumnya, ketinggian air sempat mencapai dua meter dan masuk ke rumah-rumah warga, sehingga melumpuhkan aktivitas masyarakat.

“Situasi tersebut membuat aktivitas warga benar-benar lumpuh. Akses jalan terendam dan tidak bisa dilalui kendaraan. Warga terpaksa berjalan kaki atau menggunakan perahu untuk keluar masuk kampung,” katanya.

Selain mengganggu aktivitas harian, banjir juga berdampak serius terhadap sektor pertanian dan perekonomian warga. Puluhan hektare lahan pertanian terancam gagal panen akibat terendam air dalam waktu lama.

Baca Juga :  BANJIR KEMBALI LANDA BANDAR LAMPUNG, KETUA UMUM ORMAS GARUDA BERWARNA NUSANTARA MINTA WALI KOTA EVA DWIANA SEGERA PULANG KE BANDAR LAMPUNG MINTA IZIN TIDAK IKUTI RETREAT

Tak hanya itu, banjir turut menghambat mobilitas masyarakat dan distribusi kebutuhan pokok. Hendrik juga menyoroti potensi gangguan kesehatan akibat kondisi tersebut dan meminta perhatian dari Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan.

“Ancaman penyakit dan keterbatasan logistik perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah,” ujarnya.

Menurut Hendrik, banjir merupakan bencana yang kerap terjadi di Kampung Sri Menanti. Dalam satu tahun, banjir pasang surut bahkan dapat terjadi hingga empat kali, khususnya pada periode Februari hingga April, yang merupakan puncak musim penghujan.

Sebagai informasi, Kampung Sri Menanti sebelumnya pernah dicanangkan sebagai Kampung Siaga Bencana oleh Pemerintah Provinsi Lampung. Wilayah ini dinilai sangat rawan banjir karena lokasinya berada di sekitar aliran Sungai Way Kanan.

Penulis : hendrik Darmawan

Editor : Tikampost

Berita Terkait

Karyawan PT DSL Meninggal Saat Cek Mesin, Polres Dharmasraya Selidiki Dugaan Kecelakaan Kerja
Beberapa Toko di Jalan Jenderal Sudirman Martapura Gulung Tikar, Daya Beli Melemah dan Tergerus Belanja Online
Nyaris Jadi Korban Begal di Way Tuba, Wanda Tendang Stang Motor Pelaku hingga Jatuh
Kebakaran Toko Kue “Matahari” di Pasar Ciputat Timur, Kerugian Capai Rp70 Juta
Trotoar Bintaro Jaya Ramai Dibicarakan, Pengguna Stroller Soroti Pembatas Jalan
Polres Dharmasraya Amankan Terduga Pelaku Persetubuhan terhadap Anak.
Kapolres Dharmasraya Bentuk Program Ojek Kamtibmas, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat.
Apel Pagi KSOP Pulang Pisau, Pimpinan Tekankan Disiplin Kinerja dan Adaptasi Cepat Pegawai

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:28 WIB

Karyawan PT DSL Meninggal Saat Cek Mesin, Polres Dharmasraya Selidiki Dugaan Kecelakaan Kerja

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:21 WIB

Beberapa Toko di Jalan Jenderal Sudirman Martapura Gulung Tikar, Daya Beli Melemah dan Tergerus Belanja Online

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:51 WIB

Nyaris Jadi Korban Begal di Way Tuba, Wanda Tendang Stang Motor Pelaku hingga Jatuh

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:55 WIB

Kebakaran Toko Kue “Matahari” di Pasar Ciputat Timur, Kerugian Capai Rp70 Juta

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:20 WIB

Polres Dharmasraya Amankan Terduga Pelaku Persetubuhan terhadap Anak.

Berita Terbaru