Warga Desa Bahal Batu II Keluhkan Dugaan Dampak Lingkungan Peternakan Babi

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga mengeluhkan bau tidak sedap yang diduga berasal dari limbah peternakan.

Warga mengeluhkan bau tidak sedap yang diduga berasal dari limbah peternakan.

Tikampost.id – 24 April 2026 – Sejumlah warga Aekmas, Desa Bahal Batu II, menyampaikan keluhan terkait dugaan dampak lingkungan dari aktivitas peternakan babi yang berada di wilayah tersebut. Keberadaan peternakan yang berlokasi tidak jauh dari permukiman disebut menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Warga mengeluhkan bau tidak sedap yang diduga berasal dari limbah peternakan. Selain itu, masyarakat juga menyebut adanya bangkai ternak yang tidak tertangani dengan baik, sehingga memperparah kondisi lingkungan di sekitar lokasi.

Baca Juga :  *SEMPAT VIRAL KECELAKAAN TUNGGAL MOBIL DURIAN DI JALINSUM WAY KANAN, WARGA DAN SOPIR SEPAKAT BERDAMAI HENTIKAN PERKARANYA*

“Bau yang ditimbulkan sangat mengganggu, sehingga aktivitas sehari-hari kami ikut terdampak,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Berdasarkan keterangan warga, lokasi peternakan tersebut diperkirakan berjarak sekitar 150 meter dari area permukiman. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi dampak terhadap kesehatan, terutama bagi anak-anak.

Sejumlah dokumentasi yang beredar di masyarakat turut memperlihatkan kondisi lingkungan di sekitar lokasi yang dinilai kurang terkelola dengan baik. Namun demikian, informasi tersebut masih memerlukan peninjauan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Baca Juga :  Selang sehari, Satresnarkoba Polres Dharmasraya Kembali Tangkap Pengedar Narkotika Jenis Shabu di Sungai Rumbai Timur

Warga berharap pemerintah daerah dapat segera turun tangan untuk melakukan pengecekan langsung guna memastikan kondisi sebenarnya di lapangan, sekaligus mengambil langkah penanganan yang diperlukan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola peternakan belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga tersebut. Upaya konfirmasi kepada instansi terkait juga masih terus dilakukan.

Penulis : Dikson Sihombing

Editor : Tikampost

Berita Terkait

Viral! Warga di Lampung Tengah Swadaya Bangun Jalan: Pemerintah Harus Sadar Diri dan Malu
Unit Lantas Cengkareng Amankan Begal Bersenjata di Ring Road
Panitia Musda III Buka Pendaftaran Bacalon Ketua DPD Golkar Pesisir Barat
Polres Pesisir Barat Ikuti Upacara HUT ke-13 Kabupaten Pesisir Barat
Sejumlah Warga Kapuk Apresiasi Kinerja Lurah Arief, Dinilai Satset dan Merakyat
Dilantik sebagai Kadisdikbud Pesisir Barat, Martinus Terima Dukungan Penuh Jajaran Dinas
Kurang dari 6 Jam, Satreskrim Polres Dharmasraya Ungkap Kasus Penggelapan Motor.
Proyek Renovasi Madrasah Rp25,48 Miliar di Pesisir Barat Disorot, Transparansi dan Pengawasan Dipertanyakan

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 15:16 WIB

Viral! Warga di Lampung Tengah Swadaya Bangun Jalan: Pemerintah Harus Sadar Diri dan Malu

Jumat, 24 April 2026 - 12:01 WIB

Warga Desa Bahal Batu II Keluhkan Dugaan Dampak Lingkungan Peternakan Babi

Kamis, 23 April 2026 - 07:00 WIB

Unit Lantas Cengkareng Amankan Begal Bersenjata di Ring Road

Rabu, 22 April 2026 - 17:34 WIB

Panitia Musda III Buka Pendaftaran Bacalon Ketua DPD Golkar Pesisir Barat

Selasa, 21 April 2026 - 16:10 WIB

Sejumlah Warga Kapuk Apresiasi Kinerja Lurah Arief, Dinilai Satset dan Merakyat

Berita Terbaru