MARTAPURA – Tikampost, Sejumlah toko yang berada di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur, terpaksa menghentikan operasionalnya dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi tersebut diduga dipicu oleh melemahnya daya beli masyarakat serta semakin ketatnya persaingan dengan platform belanja online.
Ramayanto, petugas keamanan (satpam) di salah satu bank milik pemerintah yang berada di kawasan tersebut, mengatakan dirinya menyaksikan secara langsung perubahan kondisi pertokoan yang sebelumnya ramai pengunjung, namun kini banyak yang tutup.
“Sudah cukup banyak toko yang tutup, mulai dari toko pakaian, perlengkapan rumah tangga, hingga toko kebutuhan sehari-hari. Dari pengamatan saya, masyarakat sekarang lebih memilih berbelanja secara online karena dinilai lebih praktis dan harganya lebih murah,” ujar Ramayanto saat ditemui awak media, Kamis (23/7/2026).

Menurutnya, selain menghadapi persaingan harga dengan platform e-commerce, para pelaku usaha juga terdampak oleh menurunnya daya beli masyarakat. Akibatnya, omzet penjualan terus mengalami penurunan sehingga banyak pemilik usaha tidak lagi mampu menutupi biaya operasional maupun sewa tempat.
“Pemilik toko sudah berupaya menarik pelanggan dengan memberikan potongan harga dan berbagai promo. Namun, mereka tetap kesulitan bersaing dengan harga yang ditawarkan di aplikasi belanja online. Karena terus mengalami kerugian, akhirnya banyak yang memilih menutup usahanya,” jelasnya.
Fenomena tutupnya sejumlah toko tersebut menjadi gambaran tantangan yang kini dihadapi pelaku usaha ritel konvensional di tengah pesatnya perkembangan perdagangan digital.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Perdagangan Kabupaten OKU Timur terkait langkah atau strategi yang akan ditempuh untuk membantu pelaku usaha toko fisik agar mampu bertahan dan beradaptasi dengan perubahan pola belanja masyarakat.
Penulis : Hendri Darmawan.
Editor : Tikampost.id











