TANGERANG, TikamPost.id – Dua mahasiswa Institut Agama Buddha Negeri (IABN) Sriwijaya Tangerang melaksanakan kegiatan wawancara dengan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Cicayur, Kabupaten Tangerang, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program akademik Program Studi BMB yang bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami dinamika dunia usaha serta menggali pengalaman para pelaku UMKM di lapangan.
Dalam kegiatan yang berlangsung di Jalan Cicayur 1 tersebut, dua mahasiswa bernama Widhi dan Tama berkesempatan mewawancarai Febry, salah satu pelaku usaha penjualan telur.
Melalui wawancara tersebut, Widhi dan Tama menggali berbagai informasi mengenai strategi pemasaran, proses merintis usaha dari awal, hingga perjalanan Febry dalam mengembangkan usahanya sampai mampu memiliki karyawan.
Selain membahas strategi penjualan, kedua mahasiswa juga mendalami pengalaman Febry dalam merekrut tenaga kerja, termasuk kriteria yang menjadi pertimbangan dalam memilih karyawan untuk membantu menjalankan usahanya.

Dalam kesempatan itu, Febry menjelaskan bahwa merekrut karyawan tidak selalu harus mengutamakan tingkat kepintaran atau kemampuan akademis. Menurutnya, kejujuran, semangat kerja, dan kecerdasan dalam menjalankan tanggung jawab merupakan hal penting yang harus dimiliki seorang pekerja.
Kegiatan wawancara tersebut menjadi pengalaman berharga bagi kedua mahasiswa. Mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai pengelolaan usaha, tetapi juga mendapatkan gambaran nyata tentang tantangan dan proses membangun sebuah bisnis.
Program wawancara UMKM ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Selain menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa, kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara pihak kampus dan masyarakat, khususnya para pelaku usaha di Desa Cicayur.
Masyarakat berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memahami teori yang diperoleh di bangku perkuliahan, tetapi juga mampu mengenal dan memahami realitas dunia usaha secara langsung.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara mahasiswa dan pelaku UMKM sehingga kedua belah pihak dapat memperoleh manfaat positif dari kegiatan akademik yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.
Penulis : Zaki
Editor : Tikampost.id











