Pedagang Pasar dan UMKM Jadi Miniatur Keberhasilan Program MBG di Kahayan Tengah

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang Pasar dan UMKM Jadi Miniatur Keberhasilan MBG di Kahayan Tengah

Pedagang Pasar dan UMKM Jadi Miniatur Keberhasilan MBG di Kahayan Tengah

Pulang Pisau, TIKAMPOST.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Petuk Liti di Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, menunjukkan dampak nyata terhadap pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pedagang pasar lokal.

Sejak berjalan, program tersebut tidak hanya berfungsi sebagai penyedia makanan bergizi bagi masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi di tingkat lokal. Bahan pangan seperti sayuran, ikan, telur, dan kebutuhan pokok lainnya dipasok langsung dari pedagang pasar tradisional dan pelaku UMKM setempat.

Keterlibatan ini menciptakan siklus ekonomi yang berkelanjutan, mulai dari tingkat desa hingga kecamatan. Para pedagang mengaku mengalami peningkatan omzet karena adanya permintaan rutin dari dapur SPPG.

Baca Juga :  Kobra Kapuk Polisikan Akun Tiktok @chanelachmadsobari atas Dugaan Fitnah dan Ancaman

“Program ini sangat membantu. Dagangan kami lebih cepat habis karena ada permintaan tetap setiap hari,” ujar salah satu pedagang pasar di Kahayan Tengah.

Hal serupa juga dirasakan pelaku UMKM yang memperoleh peluang baru untuk mengembangkan usaha, baik sebagai pemasok bahan mentah maupun produk olahan. Permintaan yang stabil dinilai memberikan kepastian pendapatan dibandingkan kondisi sebelumnya yang cenderung fluktuatif.

Selain berdampak pada peningkatan ekonomi, program MBG turut mendorong pelaku usaha untuk menjaga kualitas produk. Standar kebersihan dan kelayakan pangan yang diterapkan membuat pelaku UMKM semakin memperhatikan aspek higienitas dalam proses produksi dan distribusi.

Baca Juga :  HPN 2026, Seskab Teddy Apresiasi Dedikasi Insan Pers Indonesia

Pemerintah daerah melalui instansi terkait terus mendorong sinergi antara program MBG dengan penguatan ekonomi lokal. SPPG Petuk Liti kini menjadi salah satu contoh bagaimana program sosial mampu memberikan efek ganda, yakni meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian warga.

Ke depan, model ini diharapkan dapat direplikasi di berbagai daerah lain di Indonesia, sehingga manfaat program MBG tidak hanya dirasakan dari sisi kesehatan, tetapi juga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara luas.

Penulis : Romi

Editor : Tikampost

Berita Terkait

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Masuk Jakarta, Publik Tunggu Langkah Konkret Pemprov DKI
Pemprov DKI Imbau Warga Jakarta Waspada Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Kecelakaan Beruntun Libatkan 3 Mobil 1 Motor di Kembangan Jakarta Barat, Korban Berjatuhan
Pasar Sore Rusun BCI Cengkareng Timur Dilanda Kebakaran
Lansia Gagal Terima Bansos Gegara Data Terdeteksi Judol, Sopir Angkutan Barang Khawatir Bernasib Sama
Ketua PP Ranting Kapuk Alex Simamora Resmi Menikah dengan Eli Gianti
Warga Bandar Sari Diimbau Waspada Bahaya Kebakaran Saat Musim Kemarau
Siswi SMPN 1 Baradatu Dilaporkan Hilang, Ayah Tempuh Jalur Hukum ke Polres Way Kanan

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 21:07 WIB

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Masuk Jakarta, Publik Tunggu Langkah Konkret Pemprov DKI

Minggu, 6 September 2026 - 17:49 WIB

Pemprov DKI Imbau Warga Jakarta Waspada Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Kamis, 3 September 2026 - 23:28 WIB

Pasar Sore Rusun BCI Cengkareng Timur Dilanda Kebakaran

Kamis, 3 September 2026 - 12:53 WIB

Lansia Gagal Terima Bansos Gegara Data Terdeteksi Judol, Sopir Angkutan Barang Khawatir Bernasib Sama

Rabu, 2 September 2026 - 23:03 WIB

Ketua PP Ranting Kapuk Alex Simamora Resmi Menikah dengan Eli Gianti

Berita Terbaru