Seringnya Terjadi Dugaan Pelanggaran Manifest Muatan Kapal di Tol Laut Sangihe

- Jurnalis

Selasa, 17 Juni 2025 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tahuna, Sangihe – Pihak berwenang di Tahuna, Sangihe, menemukan dugaan penyimpangan data manifest muatan dalam program Tol Laut. Temuan ini berdasarkan Perpres Nomor 71 Tahun 2015 dan Permendag Nomor 38 Tahun 2018 yang mengatur jenis barang yang dapat diangkut melalui program tersebut. Inspeksi pada 3 Maret 2025 (Voyage 2) terhadap Kapal Lognus 2, yang dipimpin Kepala Dinas Perindag setempat, mengungkap ketidaksesuaian antara manifest dan isi beberapa kontainer barang kebutuhan pokok (Bapokting).

Beberapa kasus signifikan ditemukan:

– PT Kediri Transdan dan CV Makmur Sejahtera: Manifest mencantumkan makanan ringan, minuman ringan, dan 14 TEUs beras, namun kontainer berisi air mineral, ale-ale, barang campuran, dan beras. Penerima barang (consignee) meliputi PT. Sumber Karya Digital, Toko Torsina, dan CV Torsina Abadi Nusantara.
– PT Bintaro Jaya Logistik: Manifest menunjukan 10 TEUs tepung terigu, tetapi kontainer berisi barang campuran seperti makanan ringan, minuman ringan, air mineral, dan sedikit tepung terigu. Penerima barang (consignee) adalah CV Cahaya Baru dan PT Megaria Lestari Indah.
– CV Alois Gemilang Surabaya: Kontainer PCIU 1135438, yang dalam manifest tertera berisi air mineral dan beras, berisi minuman Maizena, biskuit, squash ABC, minyak goreng, dan air mineral. Penerima barang adalah Toko Megaria.

Baca Juga :  DPC GMNI Kabupaten Tangerang Desak Kapolresta Lakukan Tes Urine Menyeluruh bagi Anggota Kepolisian

Hasil pengawasan pada 11 April 2025 telah dituangkan dalam berita acara oleh Syahbandar, dan tindakan terhadap Jasa Pengurusan Transportasi (JPT) yang terlibat sedang dilakukan. Koordinator Sosial Media Respon Tim UPP Kelas II Tahuna, Meifried Palanewen, membenarkan temuan tersebut. Kepala Disperindag Sangihe, Taufan Pontoh, menambahkan bahwa banyak kontainer ditemukan berisi barang yang tidak sesuai dengan manifest dan terdapat banyak barang campuran. Pihaknya melakukan pemantauan dan pengawasan bersama Syahbandar dan Dinas Perhubungan selama proses pembongkaran kontainer.

Baca Juga :  Jaga Situasi Tetap Kondusif Sat Samapta Polres Pesisir Barat Laksanakan Pengamanan Objek Vital di Bank BNI Krui

(Mike towira) 

Berita Terkait

Karyawan PT DSL Meninggal Saat Cek Mesin, Polres Dharmasraya Selidiki Dugaan Kecelakaan Kerja
Beberapa Toko di Jalan Jenderal Sudirman Martapura Gulung Tikar, Daya Beli Melemah dan Tergerus Belanja Online
Nyaris Jadi Korban Begal di Way Tuba, Wanda Tendang Stang Motor Pelaku hingga Jatuh
Kebakaran Toko Kue “Matahari” di Pasar Ciputat Timur, Kerugian Capai Rp70 Juta
Apel Pagi KSOP Pulang Pisau, Pimpinan Tekankan Disiplin Kinerja dan Adaptasi Cepat Pegawai
Polres Dharmasraya Ungkap Kasus Pembunuhan hingga Narkoba, 7 Tersangka Diamankan
Diduga Dipicu Pertengkaran, Polisi Ungkap Motif Kasus di Salah Satu Hotel Dharmasraya
Kepala SDN 2 Parerejo Diduga Hindari Konfirmasi, Pengelolaan Dana BOS Disorot

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:28 WIB

Karyawan PT DSL Meninggal Saat Cek Mesin, Polres Dharmasraya Selidiki Dugaan Kecelakaan Kerja

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:21 WIB

Beberapa Toko di Jalan Jenderal Sudirman Martapura Gulung Tikar, Daya Beli Melemah dan Tergerus Belanja Online

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:51 WIB

Nyaris Jadi Korban Begal di Way Tuba, Wanda Tendang Stang Motor Pelaku hingga Jatuh

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:55 WIB

Kebakaran Toko Kue “Matahari” di Pasar Ciputat Timur, Kerugian Capai Rp70 Juta

Senin, 20 Juli 2026 - 12:40 WIB

Apel Pagi KSOP Pulang Pisau, Pimpinan Tekankan Disiplin Kinerja dan Adaptasi Cepat Pegawai

Berita Terbaru