Terungkap, awak media terancam dalam tragedi berdarah simpang empat way kanan

- Jurnalis

Sabtu, 10 Agustus 2024 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waykanan-tikampost.id

Belakangan terungkap, Jepri seorang jurnalis yang mendapatkan ancaman dan hampir terkenal bacokan oleh sekelompok massa yang bersenjata tajam (Sajam) yang membubarkan Aksi Damai LMPI Way Kanan lampung. dimana dirinya sedang melakukan tugasnya sebagai Jurnalis, untung saja dirinya dapat menghindar dan melarikan diri, sabtu (10/08/2024).

Jefri seorang Jurnalis mengungkapkan kejadian ini kepada awak media lainnya saat ini dirinya merasa tidak nyaman atas kejadian tersebut, terlebih lagi kegiatannya sebagai jurnalis yang selalu berinteraksi dengan masyarakat.

ya, malam itu saya sedang memantau aksi damai LMPI Way Kanan, tiba-tiba rombongan itu datang pakai mobil ada yang bawa laduk (golok panjang) pedang, besi nyuruh saya pergi, trus saya mau di bacoknya, saya langsung menghindar  sambil lari untuk menyelamatkan diri.” ungkap jepri.

    Padahal sudah di jelaskan perlindungan hukum bagi wartawan dalam menjalan kan profesi nya

Hal yang serupa juga  dialami oleh Basar Rudin alias Bung Puting rekan seprofesinya yang juga sedang bertugas memantau kegiatan aksi damai LMPI, bahkan dirinya sempat di kepung kurang lebih 5 orang menggunakan pedang, celurit dan besi per mobil.

Baca Juga :  *POLISI DATANGI TKP TERDUGA PENCURI MOTOR BERSENPI DI WAY KANAN TEWAS DIHAKIMI MASSA.*

“benar bang, malam itu saya lagi mantau aksi damai, tiba-tiba gerombolan orang loncat dari mobil pick up langsung mengepung lalu menyerang saya, ada yang bawa pedang, celurit, besi per mobil sambil ngomong pergi kamu, kamu ikut-ikutan demo ya ! sontak saya mengelak dari serangan sajam sambil menyelamatkan diri.” jelas Bung Puting.

Baca Juga :  Mempertajam Satuan Intelejen Kodim 1301/Sangihe Gelar Latnis Intel

Atas kejadian tersebut kedua Jurnalis itu merasa terancam dan kurang merasa nyaman dalam melakukan aktivitasnya sebagai jurnalis mereka berharap agar aparat penegak hukum bisa meringkus dan memberikan efek jera agar para pelaku tidak melakukan hal serupa di kemudian hari. Mereka juga meminta kepada rekan-rekan media kompak dan memberikan bantuan secara moral agar memberikan ketenangan dalam melakukan tugas sebagai jurnalis.

(*) Hendri Darmawan

Berita Terkait

Kebakaran Toko Kue “Matahari” di Pasar Ciputat Timur, Kerugian Capai Rp70 Juta
Trotoar Bintaro Jaya Ramai Dibicarakan, Pengguna Stroller Soroti Pembatas Jalan
Polres Dharmasraya Amankan Terduga Pelaku Persetubuhan terhadap Anak.
Kapolres Dharmasraya Bentuk Program Ojek Kamtibmas, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat.
Bendungan di Way Tuba Rusak dan Tak Terawat, Warga Minta PUPR Lampung Segera Perbaiki
Kapolres Dharmasraya Satukan Persepsi Aparat Penegak Hukum Hadapi Implementasi KUHAP Baru.
Kapolres Dharmasraya Imbau Masyarakat Rayakan Final Piala Dunia 2026 dengan Aman, Tertib, dan Sportif
Kapolres Dharmasraya Sosialisasikan Commander Wish Kapolda Sumbar, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Prima

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:55 WIB

Kebakaran Toko Kue “Matahari” di Pasar Ciputat Timur, Kerugian Capai Rp70 Juta

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:20 WIB

Polres Dharmasraya Amankan Terduga Pelaku Persetubuhan terhadap Anak.

Senin, 20 Juli 2026 - 23:02 WIB

Kapolres Dharmasraya Bentuk Program Ojek Kamtibmas, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat.

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:48 WIB

Bendungan di Way Tuba Rusak dan Tak Terawat, Warga Minta PUPR Lampung Segera Perbaiki

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:31 WIB

Kapolres Dharmasraya Satukan Persepsi Aparat Penegak Hukum Hadapi Implementasi KUHAP Baru.

Berita Terbaru