Dharmasraya – TikamPost.id
Upaya Wali Nagari Alahan Nan Tigo dalam mengembangkan objek wisata air Lubuk Malintang mendapat dukungan luas dari berbagai pihak. Selain pemerintah daerah, pengembangan destinasi wisata tersebut juga memperoleh perhatian dari pihak swasta serta sejumlah komunitas, seperti komunitas off-road dan olahraga air.
Dari unsur pemerintah, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut ambil bagian dalam pendampingan pengembangan kawasan wisata. Salah satunya, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Dharmasraya yang memastikan pembangunan fasilitas umum (fasum) akan direalisasikan pada tahun anggaran 2026.
Komitmen tersebut disampaikan Kepala Dinas PU Kabupaten Dharmasraya melalui Sekretaris Dinas, Rahmatsyah Rangkuti, saat melakukan kunjungan ke Nagari Alahan Nan Tigo, Rabu (24/12/2025). Dalam pertemuan itu, Rahmatsyah mengonfirmasi aspirasi masyarakat yang sebelumnya telah disampaikan kepada Bupati Dharmasraya.
“Yang kemarin diminta kepada Ibu Bupati itu gazebo dan toilet, ya? Insya Allah, tahun 2026 akan kita bangun fasilitas tersebut di sini,” ujar Rahmatsyah.

Berdasarkan rencana kegiatan Dinas PU Kabupaten Dharmasraya tahun 2026, terdapat sejumlah paket pembangunan fasilitas umum. Salah satunya adalah paket pembangunan fasum untuk objek wisata di Nagari Alahan Nan Tigo dengan alokasi anggaran sebesar Rp100 juta per paket.
Menanggapi rencana tersebut, Wali Nagari Alahan Nan Tigo, Ismet Suhendro, mengaku optimistis dan menaruh harapan besar. Menurutnya, tingginya minat wisatawan berkunjung ke objek wisata air Lubuk Malintang menjadi motivasi bagi pemerintah nagari dan pengelola untuk terus melakukan pembenahan.
“Kami prihatin melihat pengunjung, khususnya ibu-ibu, yang kesulitan melaksanakan salat karena keterbatasan fasilitas. Toilet yang layak dan tempat ibadah sangat dibutuhkan,” kata Ismet, alumnus Universitas Dharmas Indonesia (Undhari).

Saat ini, pengelola wisata telah menyediakan perahu untuk kegiatan arung jeram (rafting) serta membangun sejumlah gazebo secara bertahap. Namun, fasilitas yang dinilai paling mendesak untuk segera diwujudkan adalah toilet, ruang ganti, dan mushalla.
Dengan semakin lengkapnya fasilitas penunjang di objek wisata Lubuk Malintang, diharapkan jumlah kunjungan wisatawan terus meningkat dan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat Nagari Alahan Nan Tigo.
Penulis : Hasannudin
Editor : redaksi tikamPost









